Ahok Cabut Permohonan Banding Kasus Penodaan Agama

Lihat Juga:

CAWANG, PJ – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), terdakwa kasus penodaan agama, memutuskan mencabut permohonan banding. Pencabutan ini dilakukan setelah tim pengacara Ahok memasukan memori banding ke Pengandilan Negeri Jakarta Utara. Istri Ahok, Veronica Tan, yang langsung mencabut berkas banding suaminya.

Surat pernyataan pencabutan banding sudah diterima Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Pencabutan banding diajukan pada sore tadi setelah tim pengacara lebih dulu memasukan memori banding.

Pada hari ini, Veronica Tan hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Veronica yang berpakaian putih didamping beberapa kerabatnya, tiba sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (22/5).

Sebelumnya, tim kuasa hukum Ahok, diantaranya I Wayan Sudirta dan Teguh Samudera tiba di PN Jakarta Utara sekitar pukul 15.30 WIB, menyerahkan memori banding.

Pihak kuasa hukum Ahok dan keluarga, mereka tampak berbicang dengan petugas di ruang Panitera Pidana.

“Sudah memasukan memori banding, sudah dapat tanda terima banding. Sudah resmi menyerahkan memori banding. Kemudian Bu Vero (Veronica Tan) dan Bu Fifi (Fifi Lety Indra) mewakili keluarga datang,” ucap pengacara Ahok, I Wayan Sudirta, Senin (22/5/2017).

Veronica Tan, di PN Jakarta Utara, mencabut permohonan banding Ahok, kasus penodaan agama

Namun pihak keluarga dan pengacara belum dapat mengungkapkan alasan pencabutan permohonan banding. Sudirta menegaskan keputusan mencabut banding sudah dibahas keluarga bersama pengacara.

“Intinya ada dua kejadian. Satu sudah menyerahkan memori banding sudah masuk di berkas, kemudian setelah itu keluarga memutuskan setelah berdiskusi dengan kami, keluarga memutuskan mencabut,” ujar Sudirta.

Pencabutan berkas banding ini pun dibenarkan oleh Juru Bicara PN Jakut, Hasoloan Sianturi.

“Tadi prosesnya hanya itu saja mengajukan pernyataan mencabut, iya sudah ditandatangani kuasa hukumnya,” ujar Juru Bicara PN Jakut, Hasoloan Sianturi (22/5/2017).

Hasoloan menambahkan, meski permohonan banding dicabut putusan hukum Ahok belum berkekuatan hukum tetap.

“Soalnya masih ada banding dari Jaksa Penuntut. Status Ahok masih terdakwa,” ujar Hasoloan.

Dalam sidang kasus penodaan agama, Ahok dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al-Maidah 51, saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Ahok dihukum 2 tahun penjara, dan kini ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua.[]

Copyright : porosjakarta.com