Anies : Tak Akan Batalkan Rencana Integrasi KJP dan KIP

Lihat Juga:

SENAYAN, PJ – Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Rasyied Baswedan, menegaskan tidak akan membatalkan program-program yang sudah direncanakannya bersama Wakil Gubernur terpilih Sandiaga Salahudin Uno sejak masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Tim bekerja menjalankan semua rencana, termasuk KJP (Kartu Jakarta Pintar) plus, tetap akan dilaksanakan, integrasi (dengan Kartu Indonesia Pintar) tetap dilakukan, jangan terpengaruh dengan berita,” kata Anies di Pulo Dua Resto, Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Dikatakan, program KIP untuk warga miskin di Jakarta tetap dilakukan mengingat peraturan tersebut merupakan amanat Presiden Joko Widodo.

“Waktu itu sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, saya menulis surat kepada Gubernur DKI meminta agar diberikan dispensasi karena ini program Presiden, KIP itu program Presiden, bukan program Mendikbud,” jelas Anies.

Menurut Anies, pada waktu itu dia telah mengirim surat kepada Gubernur DKI Jakarta yang saat itu dijabat oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menanyakan alasan tidak diterapkannya progran KIP di Jakarta.

“KIP dijalankan di semua provinsi, kecuali di Jakarta. Jadi saya kirim surat, dijawab, dan ternyata memang tidak diizinkan. Waktu itu masih Pak Ahok gubernurnya,” jelasnya.

Setelah nanti dilantik sebagai Gubernur Jakarta pada Oktober 2017, Anies berjanji akan menghapus Peraturan Gubernur (Pergub) yang melarang penerapan program KIP di Jakarta.

“Janji saya mengganti Pergub. Saya kan gak pernah membayangkan saya menjadi gubernur. Jadi ketika itu saya katakan, kasihan warga miskin di Jakarta, tidak bisa mendapat bantuan dari Presiden,” kata Anies.[]

Copyright : porosjakarta.com