Awali Pekan, IHSG Pagi Dibuka Melemah 10,44 Poin

Metrotvnews.com, Jakarta: Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi di awal pekan terpantau tidak terjadi dan harus terhempas di jalur negatif. Perlu hadir sejumlah sentimen positif agar pergerakan IHSG bisa keluar dari zona merah.

IHSG Senin 31 Juli 2017, perdagangan pagi dibuka melemah sebanyak 10,44 poin atau setara 0,2 persen ke posisi 5.820. Sedangkan LQ45 melemah sebanyak 3,62 poin atau setara 0,4 persen ke posisi 970 dan JII melemah sebanyak 2,03 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 744.

Pagi ini, seluruh sektor mayoritasnya bergerak di zona pelemahan dan minim yang berada di zona penguatan. Sektor perkebunan mengalami penguatan sebanyak 3,38 poin dan sektor pertambangan mengalami penguatan sebanyak 0,78 poin. Sedangkan sektor konsumer mengalami pelemahan sebanyak 11,27 poin.

Adapun volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 568 juta lembar saham senilai Rp322 miliar. Sebanyak 112 saham mengalami penguatan, sebanyak 66 saham mengalami pelemahan, sebanyak 109 saham tidak mengalami perubahan atau stagnan, dan sebanyak 310 saham tidak mengalami perdagangan.



Sumber: IMQ21

Sementara itu, Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya‎ menyatakan, indeks pada perdagangan hari ini diperkirakan melanjutkan pola penguatan jangka pendek. Hal itu akan ditopang proyeksi positif terhadap rilis data ekonomi domestik, awal bulan depan.

“Awal pekan yang sekaligus merupakan hari terakhir bulan ketujuh 2017, terlihat IHSG msih berkonsolidasi dalam proses penantian rilis data perekonomian awal Agustus,” tutur William.

William memprediksi, tingkat inflasi Juli 2017 masih berada dalam kondisi terkendali, sehingga data ini mampu memberikan sentimen positif yang bisa mendorong kenaikan terhadap pola pergerakan IHSG untuk kurun beberapa waktu ke depan.

Saat ini, lanjut William, IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.764, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus di posisi 5.876. “Demikian juga dengan penantian perihal data ekonomi tumbuh, yang akan mewarnai gerak IHSG dalam beberapa waktu mendatang,” pungkas William.

(ABD)

Copyright : metrotvnews.com