Banjir melanda tiga kabupaten di Gorontalo

Gorontalo (ANTARA News) – Tiga kabupaten di Provinsi Gorontalo, Kabupaten Boalemo, Bone Bolango, dan Kabupaten Gorontalo, terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Jumat.

Selain merendam rumah warga, banjir juga melanda beberapa fasilitas pemerintah dan tempat ibadah, kata petugas Posko Penanggulangan Nencana Dinas Sosial Provinsi Gorontalo Sucipto.

“Untuk Kabupaten Boalemo merendam dua desa, Kabupaten Gorontalo tujuh desa, dan Bone Bolango sebanyak lima desa,” katanya di Gorontalo.

Jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo, yaitu Desa Mekarjaya 600 kepala keluarga (KK) atau 1.127 jiwa dan Desa Harapan 22 KK atau 301 jiwa.

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Boalemo bekerja sama dengan Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Boalemo telah menyiapkan bantuan berupa makanan siap saji untuk keperluan sahur para korban banjir.

“Personel yang telah diturunkan sebanyak enam orang dari Tagana dan delapan orang dari Kampung Siaga Bencana (KSB),” katanya.

Sementara itu, di Kabupaten Gorontalo, banjir terjadi Kecamatan Limboto dengan jumlah korban 55 KK atau 241 jiwa warga, Kelurahan Kayumerah Tenilo 220 KK atau 632 jiwa, Kelurahan Hunggaluwa 14 KK atau 87 jiwa, Kelurahan Bolihuangga 50 KK atau 200 jiwa, dan Kelurahan Bongohulawa 20 KK atau 81 jiwa.

Jumlah korban banjir di Kecamatan Limboto Barat Desa Haya-haya 52 KK atau 126 jiwa dan Desa Yosonegoro 80 KK atau 346 jiwa.

“Tagana di Kabupaten Gorontalo bekerja sama dengan Dinas Sosial telah melaksanakan pendataan dengan jumlah personel yang bertugas sebanyak 20 orang,” katanya.

Di Kabupaten Bone Bolango, lanjut dia, banjir melanda Kecamatan Bulango Utara, yakni Desa Kopi dengan jumlah korban 34 KK atau 116 jiwa, Desa Boidu 43 KK atau 186 jiwa, Desa Tupa 325 KK atau 1.023 jiwa, Desa Tuloa 32 KK atau 150 jiwa, dan Desa Sukadamai 15 KK atau 75 jiwa.

Personel Tagana Bone Bolango telah bekerja sama dengan Dinas Sosial sudah membuka dapur umum di lokasi Sanggar Tani Desa Boidu.

“Korban banjir sebagian mengungsi ke rumah keluarga di lokasi yang aman,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Dinas Sosial Provinsi juga telah menyalurkan bantuan berupa selimut sebanyak 180 lembar.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Copyright : antaranews.com