Bank Mandiri Targetkan Peningkatan 10% Nasabah Wealth Management

Bank Mandiri. MI/ADAM DWI.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan peningkatan nasabah segmen wealth mencapai 10 persen. Nasabah segmen wealth ini terbagi atas nasabah prioritas dan nasabah private, atau yang lebih dikenal dengan Mandiri prioritas dan mandiri private.

Direktur Distribusi Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan, saat ini total Nasabah Wealth Management yang dikelola Bank Mandiri secara keseluruhan mencapai 51.200 nasabah. Sedangkan saat ini Bank Mandiri telah mengelola sebanyak 1.762 nasabah utama untuk layanan Mandiri private.



Adapun, total dana kelolaan atau fund under management (FUM) sebesar Rp169 triliun sampai dengan Agustus 2017, tumbuh 14,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara Mandiri private total FUM mencapai Rp52 triliun pada Agustus 2017, naik sebesar 22 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama di 2016.

“Untuk nasabah prioritas kita targetkan tumbuh 12 sampai 14 persen, sedangkan yang private itu 25 sampai 27 persen. Itu secara dana kelolaannya ya. Kalau nasabahnya kita targetkan sekira 10 persen,”  kata dia di Menara Mandiri, Plaza Bapindo, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin 25 September 2017.

Salah satu upaya untuk menjaga loyalitas kepada nasabah prioritas di segmen wealth ini, Bank Mandiri memberi fasilitas Mandiri Private Banking Office. Fasilitas ini akan menawarkan fitur-fitur layanan yang unik dan prima kepada nasabah perseroan.

Saat ini, fasilitas Mandiri Private Banking Office baru hadir di Jakarta karena nasabah Mandiri Private berjumlah 815 nasabah berada di Ibukota. Jumlah ini sekira 46 persen dari total keseluruhan nasabah Mandiri private dengan dana kelolaan mencapai Rp25 triliun. 

“Ke depan, fasilitas ini juga akan dihadirkan di kota besar lainnya seperti Medan dan Surabaya agar dapat menjangkau nasabah yang lebih luas, serta dapat terus memberikan layanan yang terbaik dimanapun nasabah Mandiri private berada,” jelas dia.

(SAW)

Sumber RSS / Copyright : metrotvnews.com