Banteng Wulung, Simbol Kebangkitan Bursa Efek

MINGGU 13 Agustus patung Banteng Wulung besar berwarna hitam diresmikan di halaman utama Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Selain di halaman, patung banteng pun ada dalam gedung dan beberapa pintu masuk. Berbeda dengan yang lain, Banteng Wulung di halaman gedung terbuat dari fosil kayu pohon berusia 2,5 juta tahun.

Fosil itu ditemukan hingga kedalaman 30 meter dari permukaan tanah. Diperkirakan, patung seberat 7 ton karya seniman Bali I Made Budiasa itu ditaksir berharga Rp1 miliar.

Namun, di balik itu ada arti tersendiri mengenai banteng wulung. Dalam sejarah Pasundan, banteng wulung digambarkan sebagai satwa yang bisa berlari kencang dan simbol kesejahteraan.


Banteng wulung. (FOTO: dokumentasi OJK)

“Sosok binatang penyerang ini yang kami harapkan sebagai simbol baru. Banteng wulung sebagai ikon baru BEI diharapkan bisa selalu mengangkat kinerja pasar modal Indonesia,” tutur Direktur Utama BEI Tito Sulistio saat peresmian patung, di BEI, Jakarta.

Dalam dunia pasar modal internasional, dikenal ada dua istilah populer dan menentukan kualitas saham, yaitu bullish atau dalam keadaan naik (zona hijau) dan bearish atau dalam keadaan merunduk/melemah.

“Di dunia pasar modal, kita selalu berbicara banteng dan beruang, bull and bear. Banteng, kalau tanduk selalu ke atas, disebut bullish. Kalau beruang menggaruk ke bawah dan tidur lama, disebut bearish. Jadi, di seluruh dunia lambang bursa diharapkan bullish terus, atau dalam keadaan bull. Simbol banteng ini juga dipakai oleh banyak bursa efek di dunia.”

Tito berharap simbol banteng wulung bisa menjaga pasar modal agar tetap bullish sehingga mampu menopang pembangunan serta ekonomi di Indonesia untuk membuat kesejahteraan masyarakat yang semakin merata.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso berharap pasar modal Indonesia semakin matang sebagai salah satu sumber pendanaan jangka panjang bagi usaha dan pemerintah dalam program pembangunan nasional, khususnya infrastruktur. (Media Indonesia)

(AHL)

Copyright : metrotvnews.com