Belajar dari masa Kanak-kanak

elamat Hari Anak Sedunia

Bekasi (WartaMerdeka.id) Tidak jarang masa anak-anak terus tercermin hingga dewasa. Di hari perayaan Hari Anak Sedunia ini, tidak ada salahnya kita meyiggung mengenai esensi dari kehidupan anak-anak itu sendiri.

Banyak orang bilang, kebahagiaan seseorang juga dapat memperlihatkan kualitas kebahagiaannya saat ia dewasa. Olehkarenanya, Balita atau tahun emas bagi Orang Tua untuk mengantarkan anak-anak mereka kejenjang ke kebahagiaan yang hakiki kelak, saat mereka menjadi orang dewasa nanti.

Anak-anak ibarat kertas putih yang memerlukan guratan-guratan ber-Aura Positif, agar kelak menjadi Puisi-puisi Hidup yang indah dalam alam bawah sadar sang anak.

Kita semua tau, rusaknya remaja bukanlah tiba-tiba, tetapi lebih karena proses Kognitif, Afektif, hingga Motorikmya yang tidak berkesinambungan dalam rel yang positif.

Pada kesempatan Hari Anak Sedunia ini, mengingatkan kita yang sudah dewasa untuk menerawang, apa kekurangan kita saat kita Balita dulu, bukan untuk mempersalahkan Orang Tua kita yang mungkin lalai dalam mendidik kita, tetapi lebih pada agar kita dapat meluruskan rel yang dulu mungkin sedikit bengkok, untuk menuju kebahagian yang hakiki, pada akhirnya membuat sehatnya pikiran kita sendiri.

Bagi Orang Tua yang kebetulan memiliki anak-anak Balita, jadikanlah momen ini untuk merenung, dan mensinkronkan pikiran Anda dengan talenta yang sudah terlihat sejak dini pada anak-anak Anda, agar anak-anak tumbuh dalam rel yang benar disertai rasa suka cita dan bahagia, tanpa beban pemaksaan kehendak Orang Tuanya sendiri.

Sekali lagi, Hari Anak adalah hak dan kewajiban kita semua, agar mereka tumbuh sehat segala-galanya.

Sapto Satrio Mulyo