Bupati Sangihe tolak gunakan mobil pengawalan

Sangihe (ANTARA News) – Bupati kepulauan Sangihe Sulawesi Utara Jabes Ezar Gaghana menegaskan tidak akan menggunakan mobil pengawalan dalam melaksanakan kegiatan sebagai Bupati.

“Sangihe adalah daerah aman dan tidak macet sehingga belum perlu menggunakan mobil pengawalan dalam pelaksanaan tugas setia hari,” kata Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana di Tahuna, Rabu.

Menurut dia kendaraan pengawalan itu akan digunakan ketika ada kunjungan pejabat dari provinsi maupun pejabat dari Jakarta.

“Mobil pengawalan akan kami gunakan ketika ada kunjungan pejabat dari Pusat maupun provinsi,” kata Bupati.

Dia katakan setelah menjadi Bupati Sangihe dirinya tidak akan berubah sebab apa yang dilakukan selama menjabat wakil Bupati dua periode tetap akan dilakukan saat menjadi Bupati Sangihe.

“Saya ingin selalu dekat dengan rakyat sebagaimana yang dilakukan selama menjabat wakil bupati,” kata dia.

Bahkan dalam kunjungan kerja ke wilayah kecamatan dan kelurahan serta kampung Bupati menyatakan tidak mau diperlakukan secara berlebihan oleh masyarakat.

“Catatan untuk semua pejabat di kecamatan dan kampung serta kelurahan jangan menyambut kami secara berlebihan ketikan Bupati dan Wakil Bupati berkunjung,” kata Bupati yang menyebutkan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada Bupati dan wakil Bupati akan digunakan untuk melayani masyarakat bukan dilayani.

“Kehadiran Bupati dan wakil Bupati adalah untuk melayani masyarakat. Jadi tidak perlu ada tempat khusus seperti meja khusus dan makanan khusus,” kata dia.

“Yang kami butuhkan bukan perlakuan khusus tapi adalah kebersamaan dalam membangun kabupaten Sangihe agar semakin maju dan rakyatnya juga sejahtera,” kata dia.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Copyright : antaranews.com