Dua Politikus Hanura Pernah Coba Bungkam Miryam

Tersangka kasus dugaan memberikan keterangan palsu dalam persidangan KTP-Elektronik Miryam S Haryani menggunakan rompi tahanan KPK dikawal petugas ketika keluar dari Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta, Senin (1/5) malam. Foto: Rommy Pujianto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengacara Elza Syarief mengakui telah disodorkan sejumlah keterangan seputar berita acara pemeriksaan (BAP) Miryam S. Haryani. Dia mengaku sempat diberitahu soal Miryam yang menerima uang dari politikus Golkar dan pernah berusaha dibungkam dua politikus Hanura lainnya.

Miryam mengaku diberi uang yang jumlah dan peruntukannya tak diketahui Elza. Namun uang itu berasal dari Anggota DPR RI Markus Nari yang ditetapkan menjadi tersangka menghalangi proses hukum korupsi KTP-el yang tengah ditangani KPK.

“Yang jelas, dalam keterangannya (Miryam), ada uang yang mengalir dari bapak itu,” kata Elza saat meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Jumat 2 Juni 2017.

Namun, uang itu diterimanya dari dua politikus Hanura berinisial FA dan DA. Fulus tersebut dititipkan Markus untuk diserahkan ke Miryam. Hal ini dituangkan Miryam ke BAP.

Miryam ditekan dua politikus tersebut karena menyebut mereka dalam BAP. Padahal, uang tersebut didapat dari Markus.

“Nah, katanya ibu Yani, dia ditegur. Dua orang ini komplain dan marah,” kata Elza.

Miryam yang kebingungan kemudian komunikasi dengan Elza. Miryam sempat berkata, “Saya enggak terima langsung dari MN, saya terima langsung dari dua orang ini”. Miryam pun kemudian mengaku ditekan.

Elza kemudian menyarankan Miryam untuk bicara seadanya. Miryam juga diminta tidak takut.

(AZF)

Copyright : metrotvnews.com