Duta Besar Kanada di Dublin Akhirnya Percaya Hantu, Ini Kisahnya

Sabtu, 26 Agustus 2017 | 19:50 WIB
Patrick Pearse. independent.ie

Patrick Pearse. independent.ie.

TEMPO.CO, Dublin – Duta Besar Kanada untuk Irlandia Kevin Vickers akhirnya percaya pada hantu setelah dia mendapatkan pengalaman dengan makhluk halus tersebut. Dan, ia bahkan mampu menggambarkan hantu itu yang diduga arwah salah satu pemimpin pemberontakan Irlandia pada 1916.

Berawal ketika ia memulai karier diplomatnya sebagai Duta Besar Kanada untuk Irlandia pada 2015. Ia tinggal di rumah dinasnya di Glanmire House. Sejak tinggal di rumah itu, Vickers kerap mendengarkan suara-suara aneh di dalam rumahnya.

Vickers kemudian memutuskan untuk mengunggah pengalaman anehnya itu ke Facebook. Dia menggambarkan secara detail hal-hal tak biasa yang didengarkannya di laman Facebook dengan judul “Hantu”.

Vickers menuliskan pengalamannya mendengarkan suara seseorang yang sedang bernapas terengah-engah serta suara langkah kaki orang menaiki anak tangga.

Sebagai penggemar sejarah, Vickers menelusuri orang-orang yang pernah tinggal di rumah yang tampak anggun itu. Namun, dia mendengar desas-desus orang bahwa pemimpin pemberontakan April 1916 untuk menggulingkan pemerintahan Inggris dan mendirikan Republik Irlandia, Patrick Pearse, pernah tinggal di rumah yang ditempati Vickers.

“Jadi saya bertanya-tanya apakah dia yang berjalan di lorong tempat tinggal ini,” bunyi tulisan Vickers dalam unggahan Facebook yang dilansir Independent, Jumat, 25 Agustus 2017.

Serunya, sehari sebelum menuliskan pengalamannya di akun Facebook-nya, Vickers mengaku telah mengalami peristiwa aneh. 

“Malam sebelum menulis status di Facebook, saya sedang menonton TV ketika tiba-tiba mendengar benda jatuh ke lantai di ruang makan. Saya langsung pergi ke sana dan tidak ada apa-apa di lantai.”

Beberapa pekan sebelumnya, Vickers menuturkan dia mendengar langkah kaki yang berat di tangga dan suara orang yang tengah berusaha bernapas tapi tidak ada orang di lorong saat dia memeriksanya.

Rasa takut atas kehadiran hantu di rumah itu juga dialami pelayannya yang selalu menolak ketika diminta untuk naik ke lantai atas rumah.

Keith Lowe, penjual rumah yang ditempati Vickers saat ini, mengatakan dia tidak pernah mendengarkan keluhan rumah yang dijualnya berhantu. Ia menjual rumah itu pada 2005 setelah pemilik lamanya meninggal. 

Bahkan selama 30 tahun lebih bekerja di real estat di Dublin, Lowe mengaku tidak pernah mendengarkan ada pembeli mengeluhkan rumahnya berhantu. “Jadi, maaf jika saya tertawa sedikit,” kata Lowe seperti dikutip dari National Post.

Vickers memperkirakan akan ada yang tidak percaya dengan pengalaman serunya tinggal di rumah yang ada hantu, ia pun memberi tantangan yang tak sulit namun butuh keberanian: “Jika ada orang yang meragukan keabsahan cerita ini, silakan datang dan tinggal satu atau dua malam di sini,” kata mantan tentara itu. 

CTV NEWS|INDEPENDENT|NATIONAL POST|YON DEMA


Sumber RSS / Copyright : tempo.co