Film G30S/PKI Jadi Polemik, Warga Malah Antusias Ikut Nobar

Film G30S/PKI Jadi Polemik, Warga Malah Antusias Ikut Nobar - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA TIMUR – Warga di RW 01 Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur seolah tak mempersoalkan polemik tentang pemutaran ulang film Pengkhianatan G 30 S/PKI. Buktinya, Senin (25/9) malam, ratusan warga setempat menggelar nonton bareng (nobar) film berlatar sejarah tentang tragedi 1965 itu.

Kegiatan nonton bareng film besutan sutradara Arifin C Noer itu digelar atas hasil kerja sama warga setempat dengan Komando Rayon Militer (Koramil) Kecamatan Cakung dan Kelurahan Cakung Barat. Lokasi nobar adalah di lapangan futsal RW 01.

Ketua RW 01 Kelurahan Cakung Barat H Suryadi Wd mengatakan, sedianya acara nobar itu bakal diadakan pada akhir pekan ini. Namun, agenda itu dimajukan menjadi hari ini karena ada permintaan dari Cakung dan Kodim Jakarta Timur.

“Kami awalnya berencana akhir pekan ini ingin menggelar nobar bersama warga namun karena ada permintaan maka kami siap menggelarnya malam ini,” kata dia saat menyampaikan kata sambutan sebelum nobar.

Suryadi melanjutkan, tujuan kegiatan nobar film tersebut adalah untuk mengingatkan warga akan peristiwa pengkhianatan terhadap Pancasila. Menurutnya, film G 30 S/PKI menggambarkan penyerangan oleh kelompok komunis terhadap tokoh agama ataupun jenderal yang berusaha menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Nobar film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI jadi salah satu cara untuk mengingatkan warga dengan sejarah pengkhianatan terhadap Pancasila. Dalam film tersebut digambarkan penyerangan oleh kelompok penganut paham komunis terhadap tokoh agama ataupun jenderal yang berusaha menjaga keutuhan NKRI,” jelas Suryadi.

Di tempat yang sama, Wakil Danramil Cakung Peltu Warnudi, mengatakan, pemutaran film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S/PKI sebagai tindak lanjut atas amanat dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Karena itu, kegiatan nobar film tersebut bukan hanya untuk warga, namun juga bagi prajurit TNI.

Sumber RSS / Copyright : jpnn.com