Great Sale di Mana-mana? Belanja Saja Jangan Ragu

Jakarta – Ya, anda tidak salah baca. Bila ada tawaran diskon atau “SALE” di pusat-pusat perbelanjaan (mall) maka belanjakan saja uang anda! Pasti anda setuju bahwa satu hal yang paling sulit ditolak adalah membeli barang yang anda inginkan dengan harga diskon ketika anda memiliki uangnya, bukan?

Menjelang Lebaran, tenant yang ada di pusat-pusat perbelanjaan (mall) maupun toko-toko online secara rutin mengadakan “SALE” untuk barang-barang mereka. Bahkan, beberapa dari anda mungkin sudah memiliki daftar mall mana saja yang mengadakan GREAT SALE dan kapan GREAT SALE tersebut diselenggarakan. Maka, bagi anda yang telah mendapatkan THR atau memang sudah punya alokasi uangnya, ini saatnya untuk berbelanja!

Mungkin anda bertanya-tanya, kenapa saya sedikit berbeda dengan para perencana keuangan lainnya yang kebanyakan menyarankan untuk menahan keinginan berbelanja? Jawabannya sangat mudah, selain karena anda telah memiliki uangnya dari THR ataupun uang yang telah anda kumpulkan untuk bergaya di hari Lebaran, beberapa penelitian yang disarikan dari berbagai sumber menyatakan bahwa belanja itu memiliki beberapa manfaat lho!

Menurut riset di Taiwan yang dipimpin Dr Yu-Hung Chang dari Lembaga Ilmu Kesehatan Kependudukan, Taiwan. Mereka meneliti hampir 2.000 pria dan wanita usia 65 tahun ke atas yang tinggal di rumah mereka sendiri. Maka orang yang berbelanja setiap hari memiliki kemungkinan meninggal 27% lebih kecil. Disebutkan bahwa berbelanja melibatkan aktivitas fisik dan interaksi sosial di mana hal ini bisa membuat pikiran dan mental kita tetap aktif.

Selain itu, berbelanja juga bisa jadi alternatif untuk berolahraga. Bagi anda yang berkurang aktivitas olahraga selama Ramadan ini, maka anda bisa menggantinya dengan keliling mall mencari barang-barang yang akan dibeli. Dengan berkeliling mall dan membandingkan harga maka setidaknya kita sudah melakukan olahraga jalan kaki. Berkeliling mal dengan membawa sekantong penuh barang bawaan, dapat membakar hingga 385 kalori! Menarik, bukan?

Tidak cukup sampai di situ, Journal of Psychology and Marketing di Amerika menyatakan, bahwa membeli sesuatu yang disukai dapat membuat kita bahagia. Saat kita membeli barang yang kita mau, tubuh kita merilis hormon endorphin untuk menaikkan mood dan memberi rasa senang. Bukankah hal yang paling menyenangkan adalah keinginan membeli barang yang telah dimimpikan sejak lama?

Namun, sebelum anda memutuskan untuk berbelanja pada saat gelaran GREAT SALE ada hal-hal yang harus anda pertimbangkan terlebih dahulu. Hal-hal seperti ini adalah hal yang sederhana, namun tidak sedikit dari anda yang abai dan akhirnya anda tidak merasakan manfaat “rasa senang” yang diberikan dari aktivitas berbelanja.

Bila anda menyangka hal yang harus dipertimbangkan sebelum berbelanja adalah “memenuhi kebutuhan pokok” maka anda salah. Hal yang harus anda pertimbangkan sebelum berbelanja ketika ada SALE adalah “harga” dari barang yang anda beli. Tidak sedikit toko atau tenant yang mengadakan SALE itu “gak sale-sale amat”. Artinya toko tersebut memberikan potongan harga untuk sebuah barang namun dengan syarat. Misalnya, anda harus membeli lebih dari satu barang untuk mendapatkan barang yang didiskon.

Bila anda melakukan hal ini, biasanya anda akan mengeluarkan uang lebih dan juga membeli barang yang tidak anda butuhkan. Ingat, barang yang anda butuhkan adalah barang yang didiskon, coba anda tanyakan kepada penjaga toko berapa harganya bila tanpa diskon dan bandingkan bila anda membelinya dengan harga diskon tapi harus disertai dengan pembelanjaan barang lainnya. Manakah yang lebih hemat?

Selanjutnya, hal yang harus anda pertimbangkan ketika anda membeli barang pada saat SALE adalah jumlah barang yang anda beli. Apakah sebanyak itu yang anda butuhkan? Biasanya nih, ketika anda melihat suatu barang harganya murah, maka anda akan kalap, ya kan? Kenapa? Karena anda merasa barangnya jauh lebih murah maka anda merasa masih memiliki sisa uang dan anda membeli barang lebih dari yang anda rencanakan. Pernah mengalami hal seperti ini?

Bila anda memiliki kebiasaan seperti ini, untuk menyiasatinya anda harus membuat daftar belanja dan “alokasi dana khusus terbatas” untuk dibelanjakan. Cukup buat daftar sederhana tentang barang-barang apa saja yang anda ingin beli dan berapa harganya. Susun nama dari barang yang ingin anda beli sesuai dengan prioritasnya dan cocokkan dengan alokasi dana yang anda miliki. Setelah itu berbelanja-lah sesuai dengan panduan yang telah anda buat. Mudah bukan?

Terakhir, yang harus anda pertimbangkan ketika anda ingin berbelanja pada saat SALE adalah adalah ketersediaan uangnya. Artinya, belanja lah sesuai ketersediaan dana dan jangan memaksakan bila tidak ada uangnya, apalagi sampai ngutang hanya untuk berbelanja.

Ingat, uang yang bisa anda belanjakan adalah uang yang ada (sisa) setelah anda terlebih dahulu memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok yang memang menjadi sebuah kewajiban bagi anda. Jangan sampai anda berbelanja barang-barang yang anda inginkan, tapi anda abai terhadap barang-barang yang anda butuhkan. Silakan anda garisbawahi, “yang harus anda beli terlebih dahulu adalah barang-barang yang anda butuhkan, bila ada sisa baru beli barang yang anda inginkan”. Cukup jelas?

Kalau masih beluim jelas belajar di workshop keuangan. Untuk bulan Juli kita adakan workshop untuk kota Surabaya, info bisa dibuka disini http://bit.ly/cpmmsby dan disini http://bit.ly/wkrdsby. Sementara untuk workshop di Jakarta info bisa dibuka disini http://bit.ly/PMJKT07.

Chao! (ang/ang)

Copyright : detik.com