IHSG Bertahan di Level 5.850

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga penutupan sesi pertama siang ini masih berada di zona hijau.

Pantauan Metrotvnews.com, Rabu 16 Agustus 2017, IHSG ditutup menguat 15,136 poin atau setara 0,259 persen ke posisi 5.850. Pada bel pembukaan saham pagi ini, IHSG sempat berada di 5.842.

Volume perdagangan siang tercatat sebanyak 4,1 miliar lembar saham senilai Rp2,5 triliun. Sebanyak 149 saham menguat, 139 saham melemah, 128 saham stagnan, dan terjadi 170.212 kali frekuensi.

Indeks saham unggulan LQ45 ditutup menguat 4,37 poin atau setara 0,5 persen ke posisi 972. Sedangkan indeks saham syariah JII melemah 0,05 poin atau setara 0,0 persen ke 747.

Siang ini, beberapa sektor tampak seimbang berada di zona hijau dan merah. Sektor pertambangan dan perdagangan berada di jalur merah, sementara sektor konsumer menguat paling tinggi sebesar 20,68 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp625 ke Rp67.950, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menguat Rp525 ke Rp19.525, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp225 ke Rp18.900.

Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) melemah Rp925 ke Rp25.025, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) turun Rp225 ke Rp12.375, dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) melemah Rp175 ke Rp11.075.

Sebelumnya, IHSG diperkirakan berpeluang menguat didukung oleh sentimen positif dari bursa global. Sementara berdasarkan faktor domestik, data domestik Pemerintah memproyeksikan pendapatan negara dalam RAPBN 2018 sebesar Rp1.878,44 triliun, tumbuh 8,20 persen yoy, hal ini bisa menjadi sinyal positif untuk market.

“Sedangkan pernyataan The Fed yang cukup hawkish menguatkan dolar index, sehingga hari ini kami estimasikan rupiah cenderung tertekan,” demikian dijabarkan Tim Samuel Research, dalam riset hariannya, Rabu 16 Agustus 2017.

(AHL)

Copyright : metrotvnews.com