IHSG Pagi di Awal Pekan Melemah ke 5.911

Metrotvnews.com, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi di awal pekan terlihat berbaris di zona merah atau mengalami pelemahan. Sejauh ini, belum ada sentimen positif signifikan yang membuat gerak IHSG berbaris manis di zona hijau.

IHSG Senin 25 September 2017, perdagangan pagi dibuka melemah sebanyak 0,48 poin atau setara 0,0 persen ke posisi 5.911. Sedangkan LQ45 melemah sebanyak 0,64 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 982 dan JII melemah sebanyak 0,48 poin atau setara 735.



Pagi ini, seluruh sektor bergerak bervariasi. Sektor perkebunan menguat sebanyak 4,68 poin dan sektor manufaktur menguat sebanyak 0,36 poin. Sedangkan sektor konsumer melemah sebanyak 3,68 poin dan sektor pertambangan melemah sebanyak 3,21 poin.

Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 630 juta lembar saham senilai Rp342 miliar. Sebanyak 110 saham mengalami penguatan, sebanyak 83 saham mengalami pelemahan, sebanyak 105 saham tidak mengalami perubahan, dan sebanyak 301 saham tidak mengalami perdagangan.

Sementara itu,  ‎Kepala Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya‎ menyebutkan, keputusan Bank Indonesia yang kembali menurunkan suku bunga menjadi 4,25 persen akan menjadi sentimen positif bagi indeks untuk melanjutkan pola kenaikan pada perdadangan hari ini.

“Rilis data perekonomian berupa BI 7 Days Repo Rate yang terlansir mengalami penurunan dapat menjadi pendorong kenaikan IHSG serta mempercepat laju sektor riil,” ungkap William.

Sejauh ini, William mengaku‎, pasar saham Indonesia masih menjadi tujuan yang menarik bagi investor dalam negeri maupun asing. Dalam kurun beberapa waktu terakhir, IHSG mampu mencatatkan pertumbuhan yang lebih positif dibandingkan dengan pembukaan di awal 2017.

“Hal tersebut terlepas dari peranan pemerintah dalam mengatur dan menghadapi berbagai gejolak perekonomian,” papar William, seraya menambahkan bahwa IHSG ‎memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.813, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 5.945.

(ABD)

Sumber RSS / Copyright : metrotvnews.com