Indeks Diproyeksikan Lewati Level 5.920

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah bersiap untuk menuju target resisten psikologis di level 6.020. Kondisi itu dinilai bisa terjadi karena pergerakan pada perdagangan hari ini diprediksi menembus posisi 5.920.

“Momentu‎m positif sudah kembali ke pasar secara pelan tapi pasti. Sehingga IHSG akan menuju level resisten psikologis di 6.020 setelah melampui 5.920‎,” kata Analis Senior KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin ‎25 September 2017.



Sementara itu,  ‎Kepala Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya‎ menyebutkan, keputusan Bank Indonesia yang kembali menurunkan suku bunga menjadi 4,25 persen akan menjadi sentimen positif bagi indeks untuk melanjutkan pola kenaikan pada perdadangan hari ini.

“Rilis data perekonomian berupa BI 7 Days Repo Rate yang terlansir mengalami penurunan dapat menjadi pendorong kenaikan IHSG serta mempercepat laju sektor riil,” ungkap William.

Sejauh ini, William mengaku‎, pasar saham Indonesia masih menjadi tujuan yang menarik bagi investor dalam negeri maupun asing. Dalam kurun beberapa waktu terakhir, IHSG mampu mencatatkan pertumbuhan yang lebih positif dibandingkan dengan pembukaan di awal 2017.

“Hal tersebut terlepas dari peranan pemerintah dalam mengatur dan menghadapi berbagai gejolak perekonomian,” papar William, seraya menambahkan bahwa IHSG ‎memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.813, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 5.945.

Mengamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), ‎PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT XL Axia Tbk (EXCL).

Kemudian, cermati pula gerak saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).

(ABD)

Sumber RSS / Copyright : metrotvnews.com