Indonesia juara umum ASEAN Para Games 2017

para games, indonesia, difabelHak atas foto Bagus/kemenpora.go.id
Image caption Pelari putra Indonesia, Nur Ferry Pradan, Rasyidi, Wagiyo, dan Rizal Bagus, mengibarkan bendera Merah Putih seusai meraih medali emas final nomor lari 4X100 meter ASEAN Para Games 2017, di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (20/09).

Indonesia dipastikan menyandang predikat juara umum ASEAN Para Games 2017 lantaran perolehan medali kontingen ‘Merah Putih’ tak lagi bisa dikejar pesaing terdekat, yaitu tuan rumah Malaysia.

Pada Sabtu (23/09) pagi, Indonesia tercatat telah menyabet 117 medali emas, 69 perak, dan 46 perunggu. Adapun Malaysia memperoleh 89 medali emas, 83 perak, 77 perunggu. Di peringkat ketiga terdapat Thailand yang mendulang 62 medali emas, 64 perak, dan 83 perunggu.

Walau pada hari terakhir ASEAN Para Games 2017 masih memperebutkan 19 medali emas dari dua cabang olahraga, namun apapun hasilnya tidak lagi mempengaruhi posisi Indonesia di peringkat pertama.

“Luar biasa perjuangan seluruh kontingen, terima kasih atas dukungan seluruh rakyat Indonesia, secara hitung-hitungan Indonesia tidak akan terkejar, dan kita pasti juara umum,” kata Ketua Kontingen Indonesia, Bayu Rahadian, sebagaimana dilansir situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Atlet renang difabel Indonesia, Jendi Panggabean, berpose di arena renang menjelang ASEAN Para Games 2014 di Nay Pyi Daw, Myanmar. Pada perhelatan ASEAN Para Games 2017, Jendi telah menyumbangkan lima medali emas.

Secara terpisah, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, bersyukur atas prestasi kontingen Indonesia dalam ASEAN Para Games 2017. Hal itu, menurutnya, “menebus sekaligus mengobati kegagalan atlet non-difabel pada SEA Games 2017.”

Menyinggung soal bonus kepada peraih medali, Imam menegaskan kembali komitmen yang sudah pernah diutarakan sebelumnya. “Presiden Joko Widodo telah mewanti wanti kepada saya untuk pemberian bonus yang wajib sama dengan atlet SEA Games sebagai bentuk perhatian penuh pemerintah,” ucapnya.

Keberhasilan Indonesia dalam ASEAN Para Games 2017 sejatinya mengulangi prestasi serupa tiga tahun lalu saat kompetisi olahraga atlet difabel se-Asia Tenggara digelar di Myanmar.

Hak atas foto Reuters
Image caption Ni Nengah Widiasih meraih medali perunggu dalam Paralimpiade 2016. Pada ajang ASEAN Para Games 2017, atlet asal Bali itu meraih dua medali emas sekaligus memecahkan rekor.

Selama kurang dari sepekan ASEAN Para Games berlangsung, kontingen Indonesia telah memecahkan 36 rekor yang terbagi dalam tiga cabang olahraga, yaitu renang, angkat besi, dan atletik.

Beberapa atlet difabel bahkan menorehkan dua rekor atau lebih. Di cabang olahraga renang, misalnya, Syuci Indriani dan Marinus Melianus mengukir tiga rekor masing-masing.

Kemudian di cabang angkat besi terdapat Ni Nengah Widiasih. Atlet peraih medali perunggu pada Paralimpiade 2016 itu mampu mengangkat beban 96 kilogram, atau 19 kilogram lebih berat dari rekor sebelumnya.

Sumber RSS / Copyright : bbci.co.uk