INKA Bidik Pasar Ekspor ke Negara Afrika

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA membidik pasar ekspor produknya ke beberapa negara di Afrika. Saat ini produsen kereta api nasional itu tengah menjajaki kerja sama dengan negara-negara seperti Zambia, Mozambik, Sudan, dan Mesir.

Direktur Utama INKA Agus H Purnomo mengatakan, pihaknya saat ini sudah menyelesaikan proses kontrak ke Bangladesh yang didukung dengan pendanaan program National Interest Account (NIA). Rencananya akan ada ekspor sebanyak 50 kereta penumpang broad gauge (86) dan 200 kereta penumpang meter gauge (MG).

“Alhamdulillah kereta INKA sudah jalan di Malaysia, Bangladesh, Australia, Filipina. Dalam waktu dekat akan ada beberapa negara Afrika dan nanti Amerika. Lalu kita targetkan di Asia Selatan,” kata dia di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat 2 Juni 2017.

Dirinya menambahkan, produk INKA diharapkan tak kalah dari produk kereta api buatan Tiongkok. Dengan begitu, minat pasar internasional terhadap kereta buatan Indonesia akan semakin banyak lagi, dan semakin dikenal oleh berbagai pihak di seluruh dunia.

“Sehingga untuk basis ekspor, tahun lalu 150 kereta Rp1 triliun. Harapan tahun ini USD150 juta kami dapat kontrak. Mudah-mudahan ke depan kami bisa bersaing di mana pun di dunia ini. Insya Allah ini bisa kalahkan dunia. Kami sudah keliling Jepang, Eropa tapi kami tidak akan gembar-gembor untuk kalahkan Tiongkok,” jelas dia.

Direktur SDM dan Keuangan INKA Mohamad Nur Sodiq mengatakan, pihaknya menggandeng produsen lain untuk menggembangkan teknologi kereta buatan INKA. Bahkan untuk produk ini sudah mendapatkan kerja sama dengan Zambia.

“Kita baru dapat proyek pembuatan 100 lokomotif ke Zambia, ini kerja sama dengan Bombardier, nilainya hampir USD40 juta. Sebenarnya kita sudah bisa buat lokomotif sendiri, tapi untuk teknik yang lebih canggih, kita kerja sama dulu,” pungkas dia.

(AHL)

Copyright : metrotvnews.com