Karya Kreatif Indonesia 2017 Tampilkan Produk Unggulan UMKM Indonesia

Metrotvnews.com, Jakarta: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional sejauh ini. Oleh sebab itu, perlu ada dukungan yang besar dari pemerintah untuk mendukung perkembangan UMKM di Tanah Air.

Melihat potensi UMKM tersebut, Bank Indonesia (BI) melakukan pengembangan UMKM dengan membina para pelaku UMKM. Hal ini sejalan dengan tiga fungsi utama BI, yakni menjaga stabilitas moneter, mendukung stabilitas sistem keuangan, dan kehandalan sistem pembayaran.

Dibutuhkan upaya lanjutan untuk mendukung pengembangan UMKM tersebut. Salah satunya, melalui ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2017. Acara ini bertujuan untuk mendukung pengembangan UMKM kreatif, sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi baru di daerah, serta melestarikan citra budaya Indonesia.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, program ini sudah dua kali kali diselenggarakan dan tahun ini merupakan kedua kali. Para peserta UMKM yang hadir merupakan UMKM binaan BI.

 

Gubernur BI Agus Martowardojo (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

“Progam ini dilakukan dengan pendekatan ekonomi lokal dalam menciptakan aktivitas ekonomi baru secara berkelanjutan melalui optimalisasi sumber daya lokal,” ujar Agus, dalam sambutannya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat, 18 Agustus 2017.

Melalui KKI, BI memberikan perhatian khusus terhadap industri ekonomi kreatif Indonesia. Produk unggulan yang dipamerkan pada KKI di antaranya kain-kain tradisional dari berbagai daerah seperti tenun sekomandi, tenun Donggala, songket Deli, dan batik Jambi.

 
“Melalui inisiatif ini kami juga menampilkan ekonomi daerah juga untuk identifikasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah, dan juga menunjang pariwisata dan memberikan suatu penegasana citra budaya Indonesia itu kuat. Hal ini juga untuk meningkatkan pariwisata Indonesia,” ujar Agus.


Songket Deli (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Selain itu, mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri itu bersyukur bahwa KKI tahun ini diresmikan oleh Iriana Joko Widodo, didampingi Mufidah Jusuf Kalla. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk kerja sama pemerintah dalam mendukung pengembangan UMKM.

“Beliau (Iriana) menekankan bahwa dalam UMKM ekonomi kreatif itu penggiatnya banyak wanita. Pengusaha, pengrajinnya kaum wanita. Jadi, itu sangat baik untuk pemberdayaan wanita,” kata Agus seraya mengatakan, pengembangan UMKM dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja.


Tenun sekomandi (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Di sisi lain, ia juga memuji desainer ternama Indonesia Biyan Wanaatmadja yang menampilkan peragaan busana dengan menggunakan kain-kain tradisional daerah dari para pelaku UMKM, seperti Tenun Pahikung dan Tenun Hinggi dari Sumba. Hal ini menunjukkan bahwa pada dasarnya kain tradisional Indonesia juga bisa bersaing di kancah tradisional dengan kualitas terbaik.

 
“Tadi saya garisbawahi, acara dimulai dengan peragaan busana dengan satu desainer berkualitas dunia. Biyan dan desainer lainnya memperlihatkan karya dengan kain daerah betul-betul membuat kain daerah bukan hanya bisa tampil tingkat nasional tapi nanti di tingkat internasional,” imbuhnya.


(Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Pada kesempatan yang sama, Biyan Wanaatmadja menanggapi peran BI dalam mengembangkan UMKM khususnya pengembangan pada kualitas kain tradisional Indonesia. Menurutnya, upaya ini harus sering dilakukan dalam mengangkat citra budaya Indonesia.

 
“Harus lebih sering diadakan (KKI). Buat saya ini pesta rakyat, memperkenalkan, dan mensyukuri apa yang dipunyai Indonesia dan masyarakat Indonesia,” tutur Biyan.


Biyan Wanaatmadja (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Biyan juga memberikan pandangannya mengenai kain yang berkualitas. Baginya kain yang berkualitas bagus akan lahir dengan desain dan bahan-bahan yang dipilih tentunya juga berkualitas bagus.

Selain Biyan, KKI tahun ini merupakan hasil kolaborasi dengan empat desainer muda, yakni Ardistia Dwiasri, Danjyo Hiyoji, Kleting Titis Wigati, dan Jenahara. KKI berlangsung pada 18-20 Agustus 2017 di JCC.

KKI dimeriahkan beragam talkshow dan workshop, di antaranya talkshow mengenai e-commerce bersama Kemenkominfo dan Tokopedia, kisah sukses UMKM berbasis kain tradisional, serta workshop mengenai penggunaan kain dalam berbusana bersama Tini Sardadi dan Didiet Maulana, serta workshop melukis batik.

(ROS)

Copyright : metrotvnews.com