Kerja Bersama Menjadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia

Metrotvnews.com, Jakarta: Masyarakat dari beragam latar belakang bersatu dalam organisasi Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI). Semangat mereka, yakni menciptakan bibit dan benih berkualitas untuk mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045.

Siang tadi, MPPI melantik dewan pengurus pusat periode 2017-2022 di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. Hadir Ketua Umum MPPI Herman Khaeron, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo, anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo, seluruh anggota MPPI, dan seluruh pejabat eselon I Kementerian Pertanian.

Herman menjelaskan, MPPI hadir untuk mengonsolidasikan akademisi, birokrat, pemerintah, dan pelaku usaha dalam mengembangkan benih dan bibit unggulan. Menurutnya, selama ini tidak ada kekompakan antar pihak dalam mengembangkan dan menyediakan benih dan bibit unggulan.

“Selama ini kan berpencar-pencar, selama ini terpisah, mereka masing-masing bertarung, sama-sama berkompetisi. Maksud saya, ayo kita bersama-sama,” kata Herman di kantor Kementerian Pertanian, Senin 21 Agustus 2017.

Herman mengatakan, niat MPPI adalah berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita pemerintah, yakni swasembada pangan. MPPI sejalan dengan pemerintah dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045.

Dalam usaha mewujudkan cita-cita tersebut, Herman mengatakan, MPPI berperan menyediakan bibit dan benih besertifikasi untuk diberikan kepada para petani. Sertifikat akan diperoleh dari Menteri Pertanian.

Klik: Ketahanan Pangan Indonesia Naik ke Peringkat 71

Dengan adanya bibit dan benih berkualitas, lanjut Herman, Indonesia diharapkan tidak perlu mengimpor pangan dalam target lima tahun ke depan. Dia menegaskan, kunci dari swasembada pangan ada pada kualitas benih dan bibit.

“Kunci sukses swasembada, kedaulatan, dan kemandirian pangan ada di benih. Benih sumber kehidupan. Istilahnya bobot, bibit, bebet. Benih memegang peranan penting,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR ini.

Politikus Partai Demokrat itu memuji kerja keras Amran selama ini. “Tentu ada keinginan besar dari kementerian ini bahwa kita harus bersama-sama mengonsolidasikan diri, bersatu, sebaris, dan di sinilah arti dari persatuan dan kesatuan menuju cita-cita negara,” jelas Herman.

Pada kesempatan yang sama, Amran mengatakan sinergi pemerintah dengan MPPI akan mampu menghentikan Indonesia impor bibit dan benih. Kementerian Pertanian sudah meningkatkan bibit jagung dan beras, sehingga dua komoditas itu tidak impor lagi.

Klik: 10 Provinsi Sepakat Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Selanjutnya, Amran merencanakan pengadaan bibit dan benih unggul untuk hortikultura, pangan, dan perkebunan. Ia sepakat kualitas benih sangat. Karena itu, bagianya kerja sama dengan MPPI sangat berarti.

“Salah benih penyesalan tujuh tahun setelah menghasilkan. Kalau sawit setelah empat tahun baru penyesalan. Kita mulai dari sekarang, kita sinergi. Tanpa MPPI, kami yakin tidak bisa optimal,” ucap Amran.

(TRK)

Copyright : metrotvnews.com