KJRI Houston Ajak Warga Texas Tur Kuliner Indonesia Lewat “Indonesia Culinary Festival 2017”

Untuk satu hari, warga Houston, Texas bisa mencicipi cita rasa Indonesia lewat festival kuliner dan budaya.

“Indonesia Culinary Festival,” yang diselenggarakan KJRI Houston setiap tahun, mengajak warga Indonesia dan Amerika untuk mengenal Indonesia lebih jauh.

Pengunjung tidak hanya dapat menemukan rendang dan sate ayam yang sudah dikenal dekat masyarakat Amerika di Indonesia Culinary Festival, mereka juga bisa menemukan masakan dari enam daerah Indonesia: Sumatra, Jawa, Bali, Sulawesi, Kalimantan, dan Indonesia Timur.

Menurut Anita Lim, salah satu penjual masakan khas Kalimantan, kiosnya mendapatkan tanggapan positif walaupun menjual masakan yang belum dikenal luas warga Amerika seperti talam ebi, kue pepe dan bubur ayam Samarinda.

“Kalau ada yang pelanggan tidak tahu, mereka penasaran dan ingin coba,” ujar Anita. “Ada juga beberapa warga Amerika asli yang pernah datang ke Indonesia dan mereka tahu ini makanan yang memang mereka cari.”

Sekitar 2000 tamu mancanegara ikut menghadiri festival kuliner ini, termasuk tamu-tamu pejabat dari konsulat jenderal negara lain di Houston.

Menurut Konjen Dr. Nana Yuliana, acara ini menjadi kesempatan untuk memamerkan kekayaan budaya dan tradisi Indonesia di depan mata dunia dengan harapan membuat lebih banyak orang berbicara tentang kekhasan Indonesia.

“Kuliner Indonesia harus terus kita promosikan, sehingga kita bisa membuat taste of Indonesia masuk ke dunia global, ” kata Konjen Nana. “Sehingga ketika orang berbicara tentang Indonesia, orang berbicara mengenai batik, rendang, gado-gado, bahkan pempek yang mungkin sekarang belum banyak dikenal di luar negeri.”

Selain memanjakan lidah pengunjung lewat makanan, Indonesia Culinary Festival juga memamerkan beranekaragam pertunjukan tradisional Indonesia, seperti penampilan tari es lilin dan tari merak yang diperagakan Sanggar Tari Citra Indonesia KJRI Houston, juga tari piring dan tari tor tor oleh Rumah Budaya Indonesia dari Austin, Texas.

Permias Texas A&M University juga ikut meramaikan acara dengan pertunjukan band, sementara anak-anak keturunan Indonesia merebut hati pengunjung dengan fashion show baju adat.

Suasana bertambah meriah ketika Titin Sprangler, diaspora Indonesia di Houston, membawakan lantunan dangdut ke panggung. Penunjung termasuk mereka yang bukan keturunan Indonesia ikut bergoyang di depan panggung bersama Titin dan juga Konjen Nana.

Acara ini tak hanya sukses mengobati rasa rindu warga Indonesia yang tinggal jauh dari tanah air, tapi juga berhasil memperkenalkan Indonesia ke warga Amerika yang belum terlalu mengenal Indonesia.

“Sejauh ini acaranya keren. Saya bisa dengar musik yang belum pernah saya dengar dan bisa makan makanan yang belum pernah saya coba,” kata pengunjung dan warga Houston Amber Theriot.

Pengunjung lainnya, Eugene Lee, menambahkan, “Saya datang ke tempat di mana saya lihat makanan yang tidak terlalu saya kenal, tapi kelihatannya enak.” [np/dw]

Sumber / Copyright : voaindonesia.com