Laporan Pertandingan: Madura United 1-3 Bhayangkara FC


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN


Bhayangkara FC dipastikan menjuarai Liga 1 2017. Itu setelah, mereka menundukkan tuan rumah Madura United dengan skor 3-1, di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Rabu (8/11) malam.

Kemenangan ini membuat poin Bhayangkara menjadi 68. Tersisa satu pertandingan, sebenarnya jumlah poin itu masih bisa disamakan oleh Bali United yang kini mengoleksi 65 poin. Namun andaipun Bhayangkara kalah dari Persija Jakarta dan Bali United menang atas Persegres Gresik United di laga terakhir, Bhayangkara tetap menjadi juara lantaran unggul head to head atas tim Serdadu Tridatu.

Sebenarnya, masih ada kans juara Bhayangkara tertunda. Itu jika Mitra Kukar mengajukan banding terkait keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang memutuskan mereka kalah dari Bhayangkara dengan skor 3-0, karena menurunkan pemain tidak sah dalam hal ini Mohamed Sissoko. Mengingat, bisa saja Komisi Banding PSSI membatalkan keputusan Komdis tersebut.

Terlebih, hingga saat ini masih simpang siur apakah memainkannya Sissoko di laga itu lantaran kelalaian klub yang tak teliti dalam menerima surat keputusan melalui email, atau PSSI dan PT Liga Indonesia Baru dalam penyampaian keputusan tersebut. Karena Mitra Kukar mengakui tak menerima surat sanksi untuk Sissoko hingga laga tersebut digelar. Hanya saja, sampai pertandingan Madura United kontra Bhayangkara berakhir, Mitra Kukar masih belum mengambil keputusan akan banding atau tidak terkait keputusan itu.

Babak pertama

Bertindak sebagai tuan rumah, Madura United langsung tampil menggebrak sejak menit awal laga. Sepakan Peter Odemwingie masih melambung di atas gawang Bhayangkara.

Tim tamu yang ingin menjadi juara lebih cepat, juga memberikan perlawanan. Tekanan diberikan Indra Kahfi dan kawan-kawan ke lini pertahanan Madura United.

Tapi yang berhasil mengancam lagi adalah Engelberd Sani, namun bola hasil sepakannya masih melenceng dari gawang Bhayangkara.

Bhayangkara mendapatkan penalti setelah Fabiano Beltrame dianggap melanggar Paulo Sergio di area kotak penalti. Namun Paulo Sergio yang menjadi eksekutor gagal menuntaskan tugasnya dengan baik, lantaran bola sepakannya membentur tiang gawang. Skor masih 0-0, hingga menit ke-15.

Tak sampai di situ, tekanan terus coba diberikan skuat asuhan Simon McMenemy tersebut. Sepakan Lee Yu Jun masih bisa ditepis kiper Madura United Hery Prasetyo.

Para pemain Madura United juga terus memberikan perlawanan. Jual-beli serangan pun terjadi.

Tapi, Madura United harus kehilangan satu pemain setelah Odemwingie dikartu merah wasit pada menit ke-41, lantaran menendang dengan keras dan sengaja kaki Indra Kahfi.

Unggul jumlah pemain, Bhayangkara mencoba tampil lebih menekan. Namun Madura United masih bisa meredamnya dengan baik. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap tanpa gol.

Babak kedua 

Kalah jumlah pemain, Madura United tetap menampilkan permainan terbuka. Bhayangkara pun tak ingin menyia-nyiakan keunggulan jumlah pemain.

Hingga akhirnya, Bhayangkara berhasil mencetak gol lewat kaki Ilija Spasojevic pada menit ke-49, setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang Madura United. Skor pun berubah 1-0.

Tertinggal satu gol, Madura United mencoba bangkit. Tekanan mereka berikan ke lini pertahanan The Guardian.

Namun di tengah perjuangan, skuat yang dilatih Gomes de Oliveira itu harus kembali kehilangan satu pemain. Kali ini, giliran Fandi Eko Utomo yang baru masuk di babak kedua mendapatkan kartu merah, setelah menerima kartu kuning keduanya pada menit ke-57.

Namun begitu, Madura United tetap memberikan perlawanan sengit untuk mengejar ketertinggalan mereka. Tapi Bhayangkara berhasil menambah keunggulan, kembali lewat Spasojevic pada menit ke-67. Skor berubah 2-0.

Madura United tak ingin menyerah. Mereka pun berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1, lewat gol sundulan Rizky Dwi Febrianto pada menit ke-69.

Gol tersebut semakin melecut semangat Bayu Gatra dan kawan-kawan. Pertandingan pun semakin berjalan menarik.

Ancaman pun diberikan lewat tendangan bebas Fabiano Beltrame. Sayang, bola hanya membentur mistar gawang.

Bhayangkara yang unggul jumlah pemain justru seperti kesulitan untuk mengembangkan permainan. Namun mereka tetap mampu memberikan ancaman.

Sepakan Paulo Sergio masih bisa ditepis Hery. Dan Madura United kembali kehilangan kekuatan setelah Rizky dikartu merah wasit Seyed Vahitd Kazemi pada menit ke-85.

Bermain dengan delapan pemain, Madura United memilih untuk bermain menunggu kemudian melancarkan serangan balik cepat.

Tapi Spaso berhasil mencetak hat-tricknya di laga ini pada masa injury time babak kedua, yang mengubah skor menjadi 3-1. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

Susunan Pemain

Madura United
Pelatih:
Gomes de Oliveira

77 Hery Prasetyo; 6 Andik Rendika Rama, 15 Fabiano Beltrame, 26 Fachrudin Wahyudi Aryanto, 5 Munhar; 4 Asep Berlian, 14 Rendy Siregar, 7 Engelberd Sani; 8 Bayu Gatra, 24 Peter Odemwingie, 20 Thiago Furtuoso

Cadangan: 25 Panggih Prio Sembodho, 3 Eriyanto, 12 Muhammad Rifad Marasabessy, 19 Tanjung Sugiarto, 22 Fandi Eko Utomo, 16 Rizky Dwi Febrianto, 99 Saldi

Bhayangkara FC
Pelatih:
Simon McMenemy

12 Awan Setho; 2 I Putu Gede Juni Antara, 27 Indra Kahfi, 10 Jajang Mulyana, 17 Alsan Sanda; 89 Lee Yu Jun, 80 Paulo Sergio, 6 Evan Dimas; 20 Ilham Udin Armaiyn, 23 Wahyu Subo Seto, 87 Ilija Spasojevic

Cadangan: 58 Fauzal Mubaraq, 16 Firli Apriansyah, 24 Muhammad Fatchu Rochman, 22 Dendy Sulistyawan, 15 Firman Utina, 19 T.M Ichsan, 39 Guy Junior Nke Ondoua

Sumber RSS / Copyright : goal.com