Mau Garap Proyek Infrastruktur RI, Investor Bisa Konsultasi Online

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka layanan konsultasi online bagi investor di bidang infrastruktur. Investor yang ingin menanam modal di Indonesia bisa mencari informasi lewat https://lintas.pu.go.id.

Dalam web ini tersedia layanan konsultasi infrastruktur lintas direktorat di Kementerian PUPR. Konsultasi bisa lewat live chat, whatsapp, diskusi via email, website forum, dan audiensi yang dilayani langsung petugas operator dari PUPR dan diteruskan ke pihak atau pejabat terkait.

Sekretaris Jenderal PUPR, Anita Firmanti, mengatakan investor yang tertarik berinvestasi dalam skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) bisa bertanya langsung mengenai segala informasi terkait perizinan, regulasi, kebutuhan investasi, dan informasi lainnya.

“Yang diperlukan investor kan kepastian hukum dan proses yang mudah diikuti. Nah digital ini salah satunya. Kalau pakai digital berbasis web akan mudah tahu aturan seperti perubahan aturan bagaimana kalau membuat perusahaan di Indonesia misalnya, ada direkturnya salah satunya harus orang Indonesia. Kalau tahu aturan begitu kan, mereka bisa persiapkan dulu,” kata Anita saat soft launching situs Lintas PUPR di Hotel Gran Mahakam, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Selain konsultasi, disediakan juga informasi alur proses perizinan sektor-sektor infrastruktur, proyek-proyek investasi yang bisa digarap, regulasi, risiko investasi, dan aturan skema KPBU. Layanan web tersebut, jelas Anita, untuk mempercepat arus investasi dari KPBU ke proyek-proyek infrastruktur yang ditawarkan pemerintah.

“Dana investasi 2015-2019 itu membutuhkan Rp 1.915 triliun, sementara sampai 2019 pemerintah hanya menyediakan dana Rp 1.289 triliun. Sehingga masih ada kekurangan Rp 626 triliun. Makanya untuk mengundang berbagai sumber dana investasi misalnya dari BUMN dan investor swasta asing dan dalam negeri, kita mudahkan dengan cara ini,” terang Anita.

“Kita tawarkan keterlibatan swasta investasi di sumber air minum, sanitasi, pengelolaan limbah, karena proyek-proyek yang menguntungkan tak hanya jalan tol saja,” pungkas Anita (idr/hns)

Sumber RSS / Copyright : detik.com