MotoGP Belanda: Pedrosa Waspadai Cuaca di Assen

Liputan6.com, Assen – MotoGP 2016 adalah musim di mana banyak tercipta kejutan. Cuaca menjadi faktor utama yang mempengaruhi tren tersebut. Hampir di setiap balapan musim lalu cuaca begitu sulit diprediksi.

Salah satu seri yang ikut dipengaruhi faktor cuaca adalah MotoGP Belanda 2016 di Sirkuit Assen. Di awal balapan, sirkuit masih dalam kondisi kering. Namun, balapan terpaksa dihentikan sementara setelah hujan deras turun.

Pada akhirnya, balapan pun diulang dan hanya berlangsung 12 lap. Pembalap yang merebut podium juara dalam kondisi itu adalah Jack Miller dan LCR Honda. Sisanya, ada delapan pembalap yang gagal mencapai garis finis, termasuk Valentino Rossi.

Selama ini cuaca di Assen memang begitu sulit ditebak. Perubahan cuaca bisa terjadi dalam waktu cepat. Hal itu pun disadari pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa. Jelang MotoGP Belanda 2017, Minggu (25/6/2017), ia berharap bisa melaju kencang dalam kondisi apa pun.

“Balapan ini biasanya membutuhkan banyak konsentrasi, harus siap menangani situasi apa pun sepanjang akhir pekan. Anda tak pernah tahu berapa lama Anda akan melaju di trek kering,” kata Pedrosa, dilansir Tuttomotoriweb.

Pedrosa pun termasuk pembalap yang dirugikan cuaca pada MotoGP Belanda 2016. Pembalap asal Spanyol itu hanya bisa finis di urutan ke-12, terpaut 1 menit 54,369 detik dari Miller. Sialnya lagi, Pedrosa juga punya catatan buruk setiap kali beraksi di Assen.

Copyright : Liputan6.com