Pedagang ini Merugi, Keluhkan Sepinya Terminal Pulo Gadung

Lihat Juga:

PULO GADUNG, PJ – Hari Raya Idul Fitri 1438 H sebentar lagi akan tiba. Banyak pemudik yang akan siap berpergian untuk pulang ke kampung halamannya, banyak terminal transportasi umum siap menampung banyak armada untuk memulangkan pemudik – pemudik. Tapi tidak terkecuali untuk Terminal Pulo Gadung.

Pantauan porosjakarta.com, terminal yang seharusnya bisa dilibatkan sebagai terminal bantuan untuk mempermudah layanan pemudik, justru tidak mendapatkan fungsinya sebagai dari terminal bantuan.

Pedagang yang sudah 5 tahun membuka kios minuman di dalam area Terminal Pulo Gadung tersebut, Irwan (37) mengatakan, Terminal Pulo Gadung sekarang tidak seperti terminal yang dulu, terminal ini emang sepertinya kaga layak di peruntukkan buat terminal bantuan lagi.

“Untuk tahun ini, armadanya engga ada yang datang, pemudik juga ngga keliatan batang hidungnya yang mau pulang kampung lewat sini,” keluh Irwan, Rabu (21/6/2017).

Irwan (37) keluhkan sepinya Terminal Pulo Gadung (foto/Sangga-PJ)

Menurutnya, satu sisi efek buat pedagang juga hilang dong pendapatannya, mana bayar sewa pertahunnya mahal, ya kalo Pemprov DKI memang ingin tidak mau mengaktifkan lagi terminal ini sebagai terminal bantuan, ya bilang juga dong ke kita sebagai pedagang.

“Jadi kita bisa ngajuin permohonan, untuk dialokasikan ke terminal yang lain. Kalo kaya gini ceritanya kan pedagangnya jadi rugi besar,” gerutunya. [PJ/Sangga]

Copyright : porosjakarta.com