Penyebab Telapak Tangan Terus Basah dan Cara Mengatasinya

Suntikan botox juga dapat menghalangi saraf yang memicu kelenjar keringat. Demikian pula dengan akupunktur yang bisa menghentikan keringat berlebih akibat stres. (Foto: Womenshealthmag.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Telapak tangan yang berkeringat mungkin pernah Anda alami saat wawancara kerja atau ujian bahkan terkadang ketika kencan pertama. Telapak tangan yang basah tentu tidak nyaman untuk Anda apalagi jika terasa tidak pernah hilang.

Keringat yang berlebihan memang sering terjadi pada banyak orang. Kondisi ini dikenal dengan hiperhidrosis yang biasanya mempengaruhi bagian tubuh tertentu seperti telapak tangan, telapak kaki dan/atau ketiak.

Hiperhidrosis ini biasanya akan muncul tiba-tiba saat Anda stres, cemas atau dalam masa mengonsumsi obat seperti antidepresan.

Ada beberapa cara untuk mengurangi atau mengendalikan kondisi tersebut. Anda bisa menggosokkan antiperspirant pada tangan di malam hari. 

(Baca juga: 6 Kesalahan dalam Merawat Kulit)

Jika ini tidak dapat mengurangi keringat, cobalah tanyakan pada dokter kulit Anda.

Dokter mungkin akan melakukan perawatan dengan memberikan sengatan listrik berkekuatan rendah pada kulit melalui air untuk mengentalkan lapisan luar kulit secara mikroskopik dan menghentikan keringat.

Suntikan botox juga dapat menghalangi saraf yang memicu kelenjar keringat. Demikian pula dengan akupunktur yang bisa menghentikan keringat berlebih akibat stres. 

Namun, Anda perlu memperhatikan apabila keringat datang dengan gejala lain seperti denyut jantung yang cepat, nafsu makan meningkat, penurunan berat badan, haid tidak teratur dan libido rendah. Karena ini bisa jadi karena penyakit tiroid, kanker atau menopause.

(TIN)

Copyright : metrotvnews.com