Penyederhanaan Daya Listrik Jadi 5.500 VA akan Dibawa ke Jokowi

Jakarta – Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) menyederhanakan golongan daya listrik non subsidi 1.300-4.400 VA menjadi 5.500 VA. Rencananya kebijakan ini mau diterapkan tahun depan, namun tanpa ada kenaikan tarif maupun paksaan bagi pelanggan pindah ke 5.500 VA.

Sebelum resmi berjalan, penyederhanaan golongan tarif ini akan dibahas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas kabinet. Harapannya, ada keputusan dari pemerintah pada Januari 2018.

“Kita harapkan di awal Januari setelah ada keputusan dari Kementerian dan Presiden. Kata Pak Jonan (Menteri ESDM, Ignasius Jonan) mau dirataskan,” kata Sofyan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Nantinya, kata Sofyan, pelanggan yang ingin hijrah ke daya 5.500 VA tidak dikenakan biaya tambah daya. Selain itu, biaya abonemen tidak naik karena masih mengacu pada daya sebelumnya.

Misalnya, daya sebelum pindah ke 5.500 VA adalah 2.200 VA, maka abonemen mengikuti daya 2.200 VA.

“Abonemennya mengikuti dari golongan yang lama supaya tidak ada beban tambahan bagi masyarakat. Dari awal PLN berniat baik memberikan tambahan listrik biayanya gratis,” terang Sofyan.

Dia menambahkan, tarif listrik hingga akhir tahun tak akan naik, dan untuk awal 2018 pun belum ada pembahasan soal kenaikan.

“Tarif listrik sampai akhir tahun enggak naik dan untuk awal tahun belum ada pembahasan, keputusannya belum tahu. Apakah Januari sudah mulai penyederhanaan atau belum,” terang Sofyan.

(ara/hns) Sumber RSS / Copyright : detik.com