Pepabri Tetap Mengacu pada Induknya

Pepabri Tetap Mengacu pada Induknya

Jakarta (WartaMerdeka.id) – Musyawarah Nasional ke-XV Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri atau Pepabri akhirnya memilih kembali untuk ketiga kalinya Jenderal (Purnawirawan) Agum Gumelar sebagai Ketua Umum kepengurusan Pepabri periode 2017-2022.

Munas yang diselenggarakan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta ini (23/11), juga membacakan amanat Presiden RI Joko Widodo yang diwakili oleh Menko Polkam Wiranto, agar Pepabri senantiasa memasang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Tribrata, yang dirangkum dalam Catum Dharma Pepabri.

Saat ditanya WartaMerdeka terkait memasuki “tahun politik” di 2018 dan 2019 nanti, Agum Gumelar menegaskan bahwa “sebagai suatu institusi, kelembagaan, kita sebagai punawirawan mengacu pada induknya TNI – Polri. Yang masih aktif harus netral. Bedanya dgn di Pepabri, sy melarang para anggota untuk membawa nama lembaga  mendukung salah satu calon Pilkada atau Pilpres. Tetapi sebagai ggota biasa, seorang purnawirawan haknya sama dengan masyarakat sipil biasa. Saya berikan kebebasan sebagai individu (bisa dipilih dan memilih). Silahkan memilih. Pilihlah sesuai dg hati nuraninya.”

Lebih jauh mantan Ketua Umum PSSI ini mengatakan, bahwa perbedaan memilih itu sifatnya hanya sementara. “Perbedaan itu akan berakhir ketika Pilkada dan Pilpres selesai. Semua harus menerima apapun yang menjadi keputusan itulah penabrj dan Purnawarman . Kita harus memberikan contoh dalam kehidupan berdemokrasi,” tegas Agum. Intinya, Pepabri memang memiliki misi yang jauh lebih penting, mengabdi kepada negara hingga akhir hayat (ab).

Foto: abri