Peter Odemwingie Bantah Pernyataan Bos Madura United


OLEH   FARABI FIRDAUSY


Peter Odemwingie memberikan klarifikasi terkait pernyataan presiden Madura United Achsanul Qosasi (AQ), yang menyebut bahwa pemain asal Nigeria itu sudah jera bermain di Indonesia terutama selepas laga kontra Bhayangkara FC.

Madura United dibungkam 3-1 oleh Bhayangkara, di Stadion Gelora Bangkalan. Pada laga tersebut, Peter diusir keluar wasit karena tekel keras pada Indra Kahfi. AQ menyebut, Peter menyatakan kapok main di Indonesia usai peristiwa itu.

Pemain yang pernah membela Stoke City itu disebut telah sepakat untuk berpisah dengan Laskar Sape Kerrap, termasuk mengembalikan uang down payment. Namun pernyataan resmi pihak klub itu diluruskan oleh Peter lewat akun Twitter pribadinya.

“Klub tidak seharusnya menggunakan nama saya untuk komplain pada operator liga karena kami tidak juara,” tulis Peter. “Memang ada beberapa keputusan buruk dari wasit (seperti yang terjadi di mana saja), kami hanya bisa komplain tentang korupsi sampai ini benar-benar terbukti.”

“Saya bisa mengonfirmasi apa yang telah HS (Haruna Soemitro, manajer Madura United) bilang tentang saya bahwa klub mengincar persetujuan untuk pemutusan kontrak. Ini bukan hal yang tepat bahwa presiden klub dan HS memberikan detail tentang kontrak. Maka, saya akan memberikan satu detailnya agar adil.”

“Mereka menginginkan klausul supaya saya tidak bisa bergabung dengan tim lain di Indonesia. Kami coba mengondisikan hal ini dan seperti yang HS bilang berharap menemukan win-win solution. Saya harap saya tidak perlu menggunakan medium ini (Twitter) lagi untuk mengklarifikasi sesuatu.”

Sumber RSS / Copyright : goal.com