Presiden tiba di Jakarta akhiri kunjungan kerja di Jabar

Jakarta (ANTARA News) – Presiden Joko Widodo telah tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta mengakhiri kunjungan kerja di Jawa Barat selama dua hari sejak Jumat.

Menurut laporan Antara di Tasikmalaya pada Sabtu petang, pesawat CN-295 TNI AU yang ditumpangi Jokowi lepas landas dari Lanud Wiriadinata pada sekitar pukul 16.50 WIB.

Rombongan kepresidenan mendarat di Jakarta pada sekitar pukul 17.20 WIB.

Setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Presiden beserta rombongan melakukan buka puasa bersama dan solat magrib di ruang VVIP.

Sejumlah pejabat pemerintah yang turut mendampingi Presiden antara lain Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki.

Selama kunjungan di Tasikmalaya dan Ciamis, Presiden telah melawat empat pesantren di daerah Jawa Barat bagian selatan itu.

Dalam pesannya Jokowi menyampaikan agar masyarakat menjaga kerukunan beragama di tengah keberagaman dan menjadikannya sebagai kekuatan bangsa Indonesia ditengah persaingan global.

Kepala Negara juga menyampaikan agar umat muslim senantiasa menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Dia mengingatkan agar perbedaan pilihan baik dalam pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden jangan sampai memecah belah bangsa dan kerukunan di masyarakat.

Selain itu, saat bertemu dengan siswa siswi dalam pembagian Kartu Indonesia Pintar, Presiden menyampaikan agar anak-anak untuk belajar lebih giat untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

Presiden juga meminta masyarakat untuk saling menghargai dan menghindari fitnah ditengah maraknya berita hoax, kabar bohong dan ujaran kebencian di media sosial.

Kemudian kepada kaum ibu saat membagikan Pemberian Makanan Tambahan dan Program Keluarga Harapan, Jokowi meminta masyarakat untuk meningkatkan gizi pada anak guna menciptakan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga sehat dan cerdas.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengingatkan warga agar hati-hati dalam menggunakan dana yang diberikan melalui PKH agar digunakan untuk perihal pendidikan anak, kesejahteraan keluarga maupun tambahan modal usaha. 

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Copyright : antaranews.com