Proyek Kereta Bandara Soekarno-Hatta Rampung 25 November

Tangerang – Usai meresmikan KRL lintas Bekasi-Cikarang, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, langsung meninjau pembangunan proyek kereta Bandara Internasional Soekarno Hatta. Budi dan rombongan berangkat menggunakan KRL dari stasiun Bekasi Timur menuju ke stasiun Manggarai.

Selanjutnya, dari stasiun Budi dan rombongan naik kereta Bandara Soekarno-Hatta uji coba menuju stasiun Batu Ceper. Setelah, dari stasiun Batu Ceper naik kereta inspeksi Wijaya Kusuma sampai lokasi rel kereta bandara Soekarno-Hatta yang sedang dibangun.

Budi hanya sebentar memantau proyek pembangunan rel yang berada tak jauh dari Jalan Daan Mogot yang masuk wilayah Kota Tangerang tersebut.

Menurut mantan Dirut PT Angkasa Pura II ini, pembangunan proyek kereta bandara masih sesuai target, baik stasiun maupun jalur relnya. Kemajuan pembangunan sendiri saat ini sudah mencapai 90%, dengan lahan yang sudah bebas 100%.

“Progres masih sesuai target. Berikutnya 25 November bisa selesai dan operasi. Sudah 90% karena tinggal 2 km lagi buat rel, elektrifikasi sudah. 25 November selesai, tinggal konstruksi, pengurukan, dan pembuatan rel,” jelas Budi ditemui di lokasi proyek KA bandara, Tangerang, Minggu (7/10/2017).

Menurut Budi, keterlambatan penyelesaian kereta bandara ke Cengkarang dari Stasiun Batu Ceper karena ada beberapa titik yang harus dilakukan pengurukan cukup tinggi, pembangunan girder box untuk jalan tembus warga, dan pemukiman yang sangat padat sehingga sempat terhambat saat pembebasan tanah.

“Kesulitannya tinggi karena pengurukan (tanah) ada yang sampai 9 meter, permukiman juga padat. Jangan sampai ada konflik pembangunan dengan masyarakat. Semua lintas jalan-jalan (warga) dibuatkan box (girder), jadi yang tetanggaan, tetap jadi tetangga,” kata Budi.

Ikut menemani Budi dalam pemantauan proyek tersebut yakni Plt Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Umiyatun Hayati, dan Dirut PT Railink Heru Kuswanto. (idr/hns)

Sumber RSS / Copyright : detik.com