Puluhan Ulama Pakistan Sepakat Keluarkan Fatwa Haram Terorisme

Muslim berbuka puasa di hari pertama Ramadan di Pakistan, 27 Mei 2017. (Foto: Reuters/Fayaz Aziz)

Metrotvnews.com, Islamabad: Puluhan ulama terkemuka dari seluruh madrasah di Pakistan sepakat mengeluarkan sebuah fatwa yang mengecam keras terorisme dan ekstremisme. 

Menurut laporan APP via Dawn, Minggu 28 Mei 2017, fatwa mendeklarasikan bahwa pelaku bom bunuh diri beserta pendukungnya adalah pengkhianat, serta aksi kekerasan atas nama agama Islam sebagai sesuatu yang dilarang. 

Fatwa itu juga menyerukan adanya implementasi tepat atas undang-undang penistaan agama, demi mengurangi “pengadilan massa” yang telah terjadi di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir. 

Ditandatangani 31 ulama, fatwa tersebut dikeluarkan dalam sebuah seminar berjudul “Rekonstruksi Masyarakat Pakistan di Bawah Piagam Madinah.” Dalam acara juga ada pengumuman “Paigham-e-Pakistan” (Pesan Pakistan), yang digelar oleh Islamic Research Institute of the International Islamic University Islamabad dan dihadiri sejumlah tokoh besar, termasuk Presiden Pakistan Mamnoon Hussain. 

Dalam pidatonya, Hussain meminta ulama dan cendekiawan Muslim untuk mempromosikan “pesan kemanusiaan” sesungguhnya yang ada dalam Piagam Madinah. 

Menyebut fatwa terbaru sebagai langkah historis, Hussain menyatakan bahwa Muslim menginginkan perdamaian di dunia serta kesejahteraan bagi semua manusia. 

Hussain juga menekankan perlunya membangun semacam naratif untuk menetralisasi ektremisme, kebencian dan terorisme. 

Terorisme sudah menjadi masalah global sejak beberapa tahun terakhir, terutama sejak munculnya kelompok militan Islamic State (ISIS) di Irak dan Suriah pada 2014. 

Serangkaian serangan teror melanda dunia, termasuk Indonesia. Rabu 24 Mei 2017, ledakan bom bunuh diri menewaskan tiga polisi dan melukai sejumlah lainnya di area terminal Kampung Melayu Jakarta.

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

(WIL)

Copyright : metrotvnews.com