SBY silaturahim bersama tokoh Islam di Surabaya

Surabaya (ANTARA News) – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar silaturahim bersama tokoh agama Islam beserta kader dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur di Surabaya, Jumat.

“Kami berkumpul dan saling cerita bersama para kiai, ulama membahas banyak hal,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo di sela menemani SBY.

Pakde Karwo, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa kunjungan SBY sangat dinantikan baik secara pribadi maupun oleh seluruh masyarakat Jatim, terlebih sebagai putra daerah sehingga menjadi kebanggan Jatim.

“Sebelum berkunjung, Pak SBY bercerita kepada saya bahwa beliau kangen bersilaturahim ke Jatim, khususnya untuk bertemu dengan para tokoh agama,” ucap politisi yang juga Gubernur Jatim tersebut.

Sementara itu, berdasarkan siaran pers yang diterima Antara di Surabaya, pada kesempatan tersebut SBY menyampaikan terdapat tiga isu yang harus diwaspadai oleh bangsa ini, yakni isu ketidakakuran antara Qatar dan negara-negara Teluk, maraknya aksi terorisme di negara-negara Eropa, dan “Islamophobia” yang mulai mewabah di dunia.

“Tiga isu itu patut menjadi perhatian bersama, Insya Allah kita bisa memberikan kontribusi pada dunia untuk mencarikan solusinya. Indonesia bisa menjadi contoh bagaimana Islam Nusantara menjadi Rahmatan Lilalamin,” ujarnya.

Terhadap pada pemuka agama Islam, kata dia, Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu mengajak bersuara lewat media apapun untuk membantah berita bahwa Islam identik dengan teroris yang diangkat media-media di dunia.

“Mari gelorakan Islam sesungguhnya dengan cara-cara yang santun dan Islami,” kata SBY.

Di sisi lain, putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang pada hari ini menjadi pembicara dalam “talk show” kepemudaan bersama mahasiswa Universitas Negeri Surabaya menyampaikan ada tiga syarat yang harus dicapai untuk menuju Indonesia Emas 2045.

Pertama, lanjut dia, Indonesia harus aman dan damai, kemudian Indonesia adil dan sejahtera, serta Indonesia maju dan mendunia.

“Kita harus jaga kedaulatan dan jangan sampai diganggu oleh siapapun. Indonesia juga harus aman dari terorisme, pemberontakan, separatisme, konflik komunal antarsesama anak bangsa,” ucap putra sulung SBY yang pernah mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Kedatangan AHY bersama SBY di Jatim dalam rangka Safari Ramadhan selama dua hari, 15-16 Juni 2018, yaitu di Kota Malang dan Kota Surabaya.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Copyright : antaranews.com