Sengit, PSIS Semarang Promosi Ke Liga 1


OLEH   FARABI FIRDAUSY


Partai perebutan tempat ketiga antara PSIS Semarang dan Martapura FC, yang sekaligus menjadi perebutan satu tiket tersisa untuk promosi ke Liga 1 musim depan, berjalan dengan sengit.

Bentrok di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (28/11) petang, kedua tim bermain dengan tempo cepat dan terbuka. Delapan gol mewarnai 90 menit waktu normal, dengan skor 4-4 didapat kedua tim.

PSIS akhirnya berhasil memenangkan pertandingan lewat babak tambahan, dengan skor akhir 6-4. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu berhasil kembali ke kompetisi kasta teratas setelah terdegradasi pada 2009. Kembalinya mereka jadi penanda kebangkitan sepakbola Jawa Tengah.

Babak Pertama

Pertandingan berjalan terbuka sejak peluit dibunyikan, PSIS hanya butuh waktu enam menit untuk unggul atas Martapura. Penetrasi Rifal Lastori dari sisi kanan diteruskan dengan umpan tarik yang mampu disambar Hari Nur Yulianto untuk menjadi gol. 1-0.

Martapura tak lantas loyo setelah gol cepat dari anak-anak Semarang. Upaya tim arahan pelatih Frans Sinatra Huwae berbuah hasil pada menit sembilan, setelah peluang bola mati dari jarak ideal mampu diselesaikan dengan manis oleh Rifan Nahumarury.

20 menit laga bergulir, kedua tim lebih hati-hati dalam mencari gol untuk mencuri keunggulan. PSIS masih mengandalkan kekuatan sayap mereka, sementara Martapura lebih sabar menunggu celah di antara pertahanan PSIS arahan pelatih Subangkit.

Menit 25′ Martapura kembali mendapat kans lewat bola mati, tapi kali ini eksekusi dari Rifan tak menemui sasaran. Sejurus berselang, PSIS membahayakan gawang dari Martapura lewat tendangan bebas Taufik Hidayat lalu disambut Muhamad Yunus. Tapi masih bisa diredam Ali Budi Raharjo.

PSIS mendapat peluang emas pada menit ke-32 setelah Yunus lolos dari jebakan offside, tapi sayangnya bola tak bisa dilepaskan Yunus tepat sasaran. Martapura akhirnya unggul pada menit 36′, setelah Rifan Nahumarury mampu dengan tenang menyelesaikan umpan Reza Saputra. 2-1 untuk Martapura.

Subangkit pun melakukan perombakan di lini tengah dengan memainkan Ruud Gulid untuk menggantikan Yunus. Gelombang serangan digencarkan oleh Mahesa Jenar, mereka pun akhirnya mampu menutup paruh pertama dengan skor imbang 2-2 setelah gol pembangkit dari Aldaeir Makatindu.

Babak Kedua

Martapura langsung mengejutkan PSIS ketika babak kedua baru saja dimulai. Serangan perlahan namun pasti dilancarkan Laskar Sultan Agung, penetrasi Rifan Nahumarury dari sisi kiri pertahanan PSIS tak terjaga, ia pun kemudian melepaskan umpan silang yang disambar dengan mudah oleh Reza Saputra dan menjadi gol.

Secara mengejutkan Rifan yang tampil brilian ditarik keluar setelah mencetak dua gol dan satu assist. Pemain mungil asal Tulehu itu digantikan sayap cepat lainnya, Zulfikar Ohorella. Setelah gol ketiga Martapura, permainan PSIS justru nampak tak berkembang. Martapura yang unggul nampak percaya diri.

Skor kembali sama kuat 3-3, PSIS akhirnya bangkit pada menit 59′ lewat sepak pojok yang kemudian disambar Hari Nur Yulianto dengan sundulan. Martapura kurang menggigit selepas Rifan ditarik keluar, PSIS pun bisa memanfaatkan momentum tersebut. Pergantian dilakukan oleh Martapura, dengan memainkan Aidil Bogel menggantikan Sandi Pratama pada menit 71′.

Serangan balik cepat PSIS pada menit 78′ nyaris saja menghasilkan gol, sayangnya Andrid Wibawa yang sudah berhadapan dengan Ali Raharjo gagal melepaskan tembakan tepat sasaran. Walau kedua tim nampak lelah, namun permainan menyerang tetap diperlihatkan pada sepuluh menit terakhir.

Aidil Bogel yang baru masuk membawa Martapura di atas angin pada menit 81′. Determinasinya dari sisi kiri diteruskan dengan tendangan ke gawang yang kemudian mengecoh kiper PSIS Aji Bayu. 4-3, Martapura ungguli PSIS. Gol kelima bahkan nyaris dicetak Martapura lewat serangan balik beberapa menit kemudian, tapi Reza Saputra masih bisa diredam Aji.

Semangat PSIS tak melayu, man in the form Hari Nur Yulianto mencetak gol ketiganya dengan sundulan, yang sekaligus menyambung kembali asa PSIS. Lima menit waktu normal tersisa, dan kedudukan 4-4 di laga yang sangat menghibur ini. Waktu normal berakhir dan laga harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Babak Tambahan

PSIS menggertak pada awal babak tambahan, tendangan Ruud Gulit sempat menggetarkan mistar Martapura. Gerimis hujan yang mulai membasahi Gelora Bandung Lautan Api seakan jadi pertanda baik untuk PSIS — yang dikenal jago becek. Benar saja, menit 97′ PSIS berhasil unggul lewat sontekan Andrid Wibawa yang menyambut umpan silang rekannya ke tiang jauh.

Tiket ke Liga 1 akhirnya di genggaman PSIS setelah Andrid Wibawa kembali mencetak gol yang sekaligus membuat skor berakhir 6-4 untuk Taufik Hidayat dan kolega. Martapura untuk kali kedua gagal mengamankan tiket promosi, setelah kesempatan itu pernah ada pada 2013.

Susunan Pemain

PSIS: Aji Bayu Putra; Haudi Abdillah, Rio Saputro, Safrudin Tahar, Taufik Hidayat, Agung Setia Budi, Muhamad Yunus, Aldaeir Makatindu, Hari Nur Yulianto, Melcior Majefat, Rifal Lastori.

Martapura: Ali Raharjo; Ady Setiawan, Fahreza Agamal, Haris Hardiansyah, Wirabuana Prayoga, Agus Wibowo, Gideon Marshell, Reza Saputra, Rifan Nahumarury, Qischil Minny, Sandi Pratama.

Sumber RSS / Copyright : goal.com