Serangan Militan di Afghanistan Tewaskan 2 Anggota Intelijen

Sedikitnya dua tentara keamanan tewas dan 10 lainnya, tentara dan sipil, luka-luka dalam serangan militant kelompok ISIS di provinsi Nangarhar, Afghanistan timur.

Attahullah Khogyani, juru bicara gubernur provinsi itu, mengatakan kedua yang tewas adalah anggota intelijen dan satu adalah direktur departemen intelijen Jalalabad.

Serangan tersebut mulai ketika roket ditembakkan ke sebuah stasiun televisi swasta di Jalalabad, dan ketika pasukan keamanan tiba di tempat ledakan yang disusul kemudian oleh ledakan ketiga, kata Khogyani.

Korban luka, termasuk lima orang polisi, dua anggota dinas intelijen dan tiga sipil.

Cabang ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap stasiun televisi dan stasiun radio setempat di Jalalabad dalam pernyataan yang juga dimuat dalam situs internet kantor berita Aamaq.

“Laskar ISIS menembakkan roket ke gedung stasiun radio Inekas di kota Jalalabad,” kata pernyataan itu.

Sementara itu, Basir Mujahid, jurubicara kepala kepolisian Kabul, mengatakan sedikitnya tiga orang luka-luka setelah satu bom meledak di ibukota Afghanistan Kabul. Ia mengatakan bom tersebut dipasang pada sebuah drum milik pasukan keamanan. Belum ada yang mengaku bertanggungjawab. [gp]

Sumber RSS / Copyright : voaindonesia.com