Sri Mulyani: Ditekan Petugas Pajak, Segera Laporkan!

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan layanan pengaduan bagi siapa saja yang merasa ditekan petugas pajak. Lewat layanan pengaduan ini, Sri Mulyani meminta masyarakat tidak segan melapor petugas pajak yang menyalahgunakan kewenangan selama mengecek data rekening wajib pajak.

“Kalau ada petugas pajak menakut-nakuti, menekan, atau menggunakan data informasi untuk tujuan lain kami telah sediakan layanan pengaduan, dapat ancaman, silakan laporkan,” kata Sri Mulyani di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Dalam keterbukaan informasi keuangan, pemerintah akan mengumpulkan data pajak dengan mengecek rekening wajib pajak dengan saldo Rp 1 miliar ke atas. Sedangkan untuk badan usaha tidak ada batasan rekening.

Basis data yang diambil dari penetapan batas saldo juga nantinya hanya digunakan untuk melengkapi data perpajakan. Dipastikan tidak ada beban pajak tambahan.

Peraturan perundang-undangan terkait AEoI (Automatic Exchange of Information) juga menjamin kerahasiaan data masyarakat yang disampaikan kepada Ditjen Pajak. Para pegawai pajak juga disumpah untuk menjaga kerahasiaan data tersebut.

Bagi wajib pajak yang akan menyampaikan keluhannya bisa menghubungi layanan berikut ini:

-Telepon Kring Pajak di 1500200
-Faks di (021) 5251245
-Email di pengaduan@pajak.go.id
-Surat ke alamat Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Gedung Ma’rie Muhammad Lantai 16, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Subroto, Kavling 40-42, Jakarta 12190
-Situs whistleblowing system Kementerian Keuangan di alamat https://www.wise.kemenkeu.go.id (hns/hns)

Copyright : detik.com