Tahun Depan, Jokowi Gelontorkan Subsidi Kapal Tol Laut Rp 447 Miliar

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan kembali membuka 2 rute baru kapal tol laut tahun depan. Saat ini sudah ada 13 trayek, sehingga dengan penambahan ini, tahun depan akan ada 15 rute tol laut.

Inspektur Jenderal Kemenhub, Wahju Satrio Utomo, mengatakan pemerintah telah menetapkan subsidi Rp 447 miliar, yang bakal digelontorkan untuk subsidi tol laut di tahun depan.

“Tahun depan Rp 447 miliar (subsidi tol laut) dari Rp 335 miliar (subsidi tol laut di 2017),” kata Wahju ditemui di Rakernas Tol Laut, Hotel Crown, Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Lanjut dia, saat ini dari 13 rute kapal tol laut yang sudah beroperasi dengan bobot di atas 3.300 DWT, 7 rute dijalankan dengan skema penugasan kepada PT Pelni (Persero). Sementara sisanya diserahkan kepada swasta lewat tender. Subsidi setiap kapal berkisar Rp 23 miliar-Rp 24 miliar per tahun.

Dia berujar, meski sesuai rencana induk hanya ada 2 rute baru yang dibuka, namun pihaknya tak menutup kemungkinan untuk menambah lagi rute tol laut jika memang dalam kajian perlu rute-rute baru ke daerah perintis. Dua trayek baru pun saat ini belum final, namun dipastikan untuk peruntukkan Indonesia Timur.

“Hasil Rakornas ini nanti akan ada kesimpulan di mana daerah yang perlu dibuka trayek baru. Kami masih akan evaluasi, termasuk kalau secara komersial sudah masuk, ya enggak perlu ditunjang (subsidi),” ucap Wahju.

Kemenhub mengklaim, harga dan stok sejumlah bahan kebutuhan pokok di daerah yang dilewati kapal tol laut sudah berangsur turun mendekati harga di Pulau Jawa.

“Yang jelas masyarakat di sana sudah memiliki waktu reguler kedatangan kapal yang pasti. Jadi tahu kapan kapal datang, kapasitasnya juga besar,” tandas Wahju. (idr/wdl)

Sumber RSS / Copyright : detik.com