Tak Ada Korban WNI di Penembakan Kasino Manila

Kementerian Luar Negeri Memberikan keterangan pers (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyatakan belum diketahui adanya WNI yang jadi korban dalam penembakan kasino di Manila, Filipina.

“KBRI Manila langsung berkoordinasi dengan kepolisian setempat dan sampai saat ini belum diketahui adanya WNI yang jadi korban,” kata Arrmanatha kepada awak media di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat 2 Juni 2017.

Kejadian ini juga masih diselidiki oleh pihak kepolisian FIlipina apakah karena perselisihan atau kriminal. Namun, sudah dipastikan bukan tindak terorisme.

Saat ini, setidaknya 34 jasad ditemukan di sebuah resor kasino di Pasay City. Insiden dipicu penembakan oleh sekelompok pria bersenjata.

Selain itu, 54 orang juga dilaporkan terluka. Mereka saat ini dibawa ke rumah sakit untuk merawat luka-luka yang diderita.

Laporan menyebutkan, seorang pria yang diduga sebagai pelaku melakukan bunuh diri di dalam sebuah kamar di Maxims Hotel. Pria itu diketahui melakukan aksi bakar diri.

Resorts World Manila merupakan kompleks hotel dan hiburan yang berada di Newport City, di seberang Terminal 3 Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino di Pasay City.

Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan ini. Beberapa saksi mata mengatakan mereka mendengar suara-suara tembakan. Kemudian mereka bersembunyi di kamar mandi.

Kepala petugas operasi Resorts World Manila Stephen James Reilly mengatakan kepada para wartawan bahwa ia belum bisa memastikan jumlah korban di gedung itu.

Kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi. Sejumlah tamu hotel merupakan warga negara asing, termasuk dari Korea Selatan dan Jepang. Gambar-gambar di televisi memperlihatkan orang-orang sedang berlarian keluar dari gedung setelah serangan.

(FJR)

Copyright : metrotvnews.com