Usai Menikmati Liburan di Bali dan Yogyakarta, Obama Penuhi Undangan Jokowi

Usai menikmati liburan bersama keluarga di Bali dan Yogyakarta, mantan Presiden Barack Obama kunjungi Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/6).

Datang tanpa ditemani istri dan putrinya, Barack Obama disambut langsung Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana dan putra Jokowi Kaesang Pangarep, di teras utama gedung induk, Istana Bogor.

Setelah mengisi buku tamu, Obama diajak Jokowi menuju bagian belakang istana untuk sesi veranda talk yang berlangsung singkat. Presiden Jokowi menjelaskan secara singkat mengenai Istana dan Kebun Raya Bogor kepada Presiden Amerika Serikat ke-44 itu.

Usai pembicaraan di beranda Istana Bogor, Kepala Negara kemudian mengajak Obama menuju Grand Garden Café di Kompleks Kebun Raya Bogor. Di mobil Golf Cart yang dikemudikan Jokowi ini, keduanya kembali terlibat perbincangan ringan.

Di Grand Garden Café, meski sempat hujan, Obama dan Jokowi berbincang santai sambil menikmati berbagai makanan. Kepala Biro Pers Istana kepresidenan Bey Machmudin menuturkan pihak kafe menyediakan sajian jajanan pasar dan bakso kuah.

“Menu waktu di ruangan terbuka itu, teh hangat, kemudian juga jajanan pasar. Terdiri dari onde-onde, talam ubi, kue mangkok, panada cakalang dan lemper ayam. Nah saat hujan, mereka geser ke dalam, teh hangat tetap ada dan bakso kuah. Untuk bakso kuah menurut yang menyajikan, dilahap habis oleh Obama,” kata Bey Machmudin.

Selama sekitar satu jam kunjungan di Bogor dan bertemu Presiden Jokowi, Obama kemudian bertolak kembali ke Jakarta untuk persiapan pembukaan Kongres Diaspora Indonesia ke-4 di kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (1/7).

Barack Obama telah tiga kali menerima undangan dari Presiden Joko Widodo untuk berkunjung ke Indonesia. Undangan itu disampaikan Jokowi semasa dan sesudah Obama menjabat sebagai kepala negara Amerika Serika. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan tertulis mengatakan, undangan Presiden Jokowi kepada Obama sudah mulai disampaikan sejak awal 2015. Setelah Obama tidak menjabat lagi sebagai Presiden, Jokowi lagi-lagi kembali mengundang Obama untuk berlibur ke Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, saat menyambut kedatangan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta, Jumat (30/6) berharap Obama dapat menikmati suasana Jakarta. Djarot mengatakan Obama datang tepat di saat suasana Jakarta masih sepi dari kepadatan lalu-lintas karena masih suasana libur Lebaran.

“Atas nama masyarakat Jakarta, saya ucapkan selamat datang di Jakarta. Selamat bernostalgia di Jakarta. Semoga betah. Dan datangnya tepat di minggu pertama bulan Syawal. Sekaligus bisa menikmati Jakarta yang saat ini masih lengang. Selamat menikmati Jakarta buat pak Obama,” kata Djarot.

Sementara itu, Ricardo Simatupang (52 tahun) warga Bekasi menyebut Obama memiliki hubungan emosional dengan Indonesia. Hal ini mengingat Obama semasa kecil pernah tinggal di Indonesia.

“Saya lihat Obama ini ingat akan sejarah. Dan dia mengingat asal usul hubungan emosional dia dengan Indonesia. Dan orang-orang di Amerika senang karena dia mungkin low profile rendah hati,” kata Ricardo Simatupang.

Ricardo juga melihat, dengan kehadiran Obama, menunjukkan Indonesia adalah negara yang aman. Meski sebelumnya jelang Ramadan terjadi bom bunuh diri di kampung Melayu.

Sementara itu Hadi (47 tahun) warga Bogor optimis kedatangan Obama akan lebih meningkatan kunjungan wisatawan asing di Indonesia.

“Saya yakin bisa. Yang diperlihatkan Indonesia kebanyakan pariwisata tradisional. Wisatawan asing lebih suka dengan yang alami, bukan modern,” kata Hadi.

Obama tiba di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Jumat (30/6) siang. Kedatangan Obama di ibukota merupakan kelanjutan turnya di Indonesia bersama keluarga setelah mengunjungi Bali dan Yogyakarta.

Obama berada di Jakarta selama tiga hari, hingga Minggu (2/7). Obama dijadwalkan akan menyampaikan pidato pada acara Kongres Diaspora Indonesia ke-4, Sabtu (1/7). Di hadapan sekitar 3.500 peserta Kongres Diaspora, Obama akan berpidato di antaranya mengenai globalisasi dan pluralisme. [aw/es]

Copyright : voaindonesia.com