Warga Bandung Kesulitan Dapat Elpiji 3 Kg

Bandung – Kelangkaan gas Elpiji 3 kg mulai dirasakan warga Kota Bandung. Di salah satu pangkalan gas Elpiji 3 Kg di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Kecamatan Coblong warga sampai harus rela untuk mengantre demi mendapat gas bersubsidi tersebut.

Agus (44) warga Bangbayang, Kota Bandung mengungkapkan bila beberapa hari ini gas Elpiji 3 Kg memang sulit didapatkan. Dia mengaku telah mencari ke beberapa tempat seperti di salah satu pom bensin di Jalan Ir H Djuanda namun kehabisan.

Dia lalu beralih ke agen gas di Jalan Ir H Djuanda lagi-lagi sudah kehabisan. “Memang lagi susah. Tadi ke Pom bensin enggak dapat. Lari ke sini juga udah kehabisan. Sudah dua hari saya enggak dapat,” kata Agus, ditemui di lokasi.

Senada dengan Agus, Cucu (37) warga Cisitu, mengungkapkan hal yang sama. Dia mengaku telah mengantre sejak pukul 12.00 WIB. Cucu rela berpanas-panasan demi mendapat satu tabung gas Elpiji 3 Kg.

“Kalau lagi langka memang suka gini (ngantre). Pasokannya lagi kurang mungkin. Biasanya sih enggak ngantre langsung saja,” ucap Cucu.

Pemilik pangkalan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan dia memiliki 200 tabung gas Elpiji 3 Kg. Namun kiriman dari agennya tidak selalu sebanyak 200 tabung.

“Kadang-kadang 150 tabung saja,” katanya.

Dia juga mengaku tidak bisa setiap hari menjual gas Elpiji 3 Kg. Dalam satu minggu paling hanya dua hari yakni di hari Selasa dan Kamis. Satu tabung gas Elpiji 3 Kg dia jual dengan harga Rp 17 ribu. “Di hari Selasa dan Kamis. Kadang-kadang juga berubah,” ucapnya.

Pihaknya juga membatasi pembelian kepada konsumennya. Satu orang hanya diberi jatah satu tabung saja. “Kalau yang ngantre kita kasih satu. Karena kasihan kalau ada yang enggak kebagian,” tandasnya.

Kelangkaan sepertinya terjadi lebih luas. Salahsatunya Yanda, warga Malang yang mengeluhkan kelangkaan elpiji di tempat tinggalnya.

“Saya yanda dari Malang. Sudah hampir seminggu ini gas melon 3kg susah untuk didapatkan. Adapun gas yg berukuran 12kg dan kami tidak mampu membeli. Mohon disampaikan kpd yg berwenang. Terimakasih,” aku dia dalam surat elektronik kepada redaksi detikFinance.

Warga di kota Banjar Baru juga mengalami hal serupa. Elpiji ukuran 3 kg mulai langka di lokasi ini.

“Saya Aniq Ulinni’am,warga Kota Banjarbaru kelurahan Guntung Kalimantan selatan. Menanggapi berita tentang kelangkaan gas LPG 3kg,kami di Kota Banjarbaru sudah mengalami cukup lama,kalaupun ada,harganya sdh mahal,bahkan saya membaca sendiri surat edaran dari agen gas LPG ( mohon maaf,tidak bisa melampirkan)bahwa harga jual gas LPG 3 kg naik menjadi 27 ribu utk penjual,dan untuk pengguna dijual dengan harga 30-32 ribu. Akan tetapi ada juga yg menjual dengan harga 22-27 ribu per tabung ( dengan lokasi berbeda ). Meskipun dengan harga tsb,tetap keberadaan gas LPG tidak serta merta mudah didapatkan. Indikasi penimbunan gas oleh oknum tertentu memang ada,tapi laksana hantu,susah dibuktikan. Mohon kepada pihak-pihak terkait,untuk segera menindaklanjuti hal tsb. Sekian,dan terima kasih detik.com yang telah membantu memfasilitasi pengaduan ini”.

Elpiji 3 kg juga langka di daerah Anda? Laporkan kepada kami di redaksi@detikfinance.com (dna/dna)

Sumber RSS / Copyright : detik.com